twitter  
Profil  

Bisnis Pakaian Bekas Rejeki Berkelas
 
Berawal dari hobi, Ade Saifudin Latif, pemilik Libom Secondhand, mulai merintis bisnis pakaian bekas pakai. Tepat di 2012, Ade memberanikan diri untuk membuka bisnis pakaian bekas dengan pemasaran medsos. Meski bisnis semacam ini sering dianggap remeh, tapi Ade tak mau setengah-setengah dalam persiapan.

''Saya tanya ke teman-teman yang lebih dulu menekuni bidang ini, bagaimana cara menjual, bagaimana cara mendapat kepercayaan pembeli, supaya bisa laku banyak, dan masih banyak lainnya,'' kata Ade. Tepat di 2015 Ade membuka gerai Libom Secondhand sebagai bentuk menjaga kepercayaan pelanggannya.

Hingga saat ini, kemeja flanel dan jaket parka, menjadi pakaian bekas yang paling banyak diminati. Harga yang dijual antara Rp 50 ribu sampai Rp 250 ribu. Untuk pemasaran Ade memilih untuk promosi melalui toko, online, dan bazaar. ''Omzet dari bazar bisa lebih banyak 50 persen dibanding penjualan toko,'' kata Ade.
INSPIRASHELAINNYA