twitter  
Profil  

Cerdas Mengayomi Tim, Rahasia Sukses Rina Dwi Anggraini

''Ilmu ada dimana-mana, dari hal sepele seperti bagaimana membersihkan karpet.''

Tidak mudah menjadi hotelier, selain harus membuat tamu jadi betah dan nyaman selama menginap, juga harus siap turun tangan untuk membersihkan AC. Setidaknya kesan inilah yang disampaikan Rina Dwi Anggraini, Executive House Keeping Fairfield Hotel Surabaya.

Kata Rina, di Surabaya perbandingan pria dan wanita di posisi housekeeper
mencapai 20:80. ''20 persen perempuan, 80 persen laki laki,'' kata Rina.

Sehari-hari, tugas utama Rina adalah memastikan semua bagian hotel nyaman untuk tamu. Dimulai dari pengecekan lobby, kamar, meeting roomball room, dan semua area hotel. Tidak hanya itu saja, seorang EHK pun juga harus cerdas mengatur pembagian tugas seluruh tim dan tak lupa melatih para supervisorhousekeeping untuk regenerasi. Bagi Rina, seorang housekeeper harus bisa menangani tamu, membersihkan karpet, bed, bahkan harus tahu bagaimana cara membersihkan spot darah. ''Seru! Ini adalah ilmu yang tidak akan didapatkan dimana pun,'' kata Rina.

Setiap pekerjaan pasti punya tantangan. Saat ditanya apa tantangan yang dia hadapi, justru datang dari sisi keamanan untuk timnya. ''Pembersihan ac grill atau angin – angin yang ada di atas gedung jadi tugas berat bagi housekeeping team. Saya tidak mau tim saya kenapa-kenapa dalam melakukan pekerjaannya karena pekerjaan kami sangat membutuhkan konsentrasi dan good feeling,'' kata Rina. Houkeeping bagi Rina merupakan divisi yang menjunjung tinggi kebersamaan.

Menjadi perempuan hebat yang berdedikasi besar dalam pekerjaan tentu tak bisa 'berdiri' sendiri. Rina juga punya role model dalam berkarya. ''Ibu Susi Pujiastuti telah mampu terbukti mampu menggerakkan para nelayan yang notabene (mohon maaf) susah diatur karena anggapan pekerja fisik susah diatur, tapi Bu Susi bisa,'' kata Rina.
INSPIRASHELAINNYA