8 September 1964 - Sekarang
- UNESCO menetapkannya sebagai 8 September sebagai Hari Aksara International atau (International Literacy Day). Peringatan ini dibuat sebagai hasil pertemuan menteri pendidikan se-dunia di Teheran. Saat itu, 40 persen penduduk dunia berusia dewasa dinyatakan buta aksara. Data BPS (2006) menunjukkan, orang Indonesia yang membaca untuk mendapatkan informasi baru 23,5 persen dari total penduduk. Sedangkan yang menonton televisi sebanyak 85,9 persen dan mendengarkan radio 40,3 persen.

