Wanita mana tak ingin memiliki kulit yang bersih dan cerah? Menurut Yetti Zufarida, Pengajar Beauty Aestetic Puspita Martha International Beauty School Surabaya, kulit yang sehat berawal dari pembersihan wajah yang benar dan teratur. Sudah benarkah yang anda lakukan? Untuk mengetahuinya, cek disini.
Bila kulit anda termasuk sensitif, sebaiknya hindari penggunaan pembersih all in one. Meski tergolong praktis, tapi tidak semua jenis kulit dapat menerima aplikasi pembersih ini. Kulit yang tidak tahan kan merasakan gatal dan kulit yang memerah. ’’Idealnya tetap pakai yang dua langkah yaitu milk cleanser dan toner untuk benar-benar membuat wajah terbebas dari kotoran dan sisa make up. Karena susu pembersih untuk membuka pori dan penyegar untuk menutup pori,’’ kata Yetti.
Apabila saat dibersihkan kulit terasa perih, artinya permukaan kulit sudah mulai menipis. Untuk itu, saat membersihkan gunakan kapas dan teknik yang halus agar tidak menyakiti lapisan kulit teratas. Penggunaan sabun wajah sebagai pendukung wajah tetap bersih juga bisa ditambahkan. Namun yang utama, bersihkan wajah sebelum menggunakan make up dan setelah beraktivitas.
Membersihkannya ..
Untuk teknik membersihkannya, Naning Supervisor Beauty Therapist dari Miracle Aesthetic Clinic memberikan tipsnya. Pertama, tuangkan milk cleanser di tangan lalu bagi menjadi lima bagian. Di kening, kedua pipi, dagu, dan leher. Kemudian ratakan. Untuk mengangkat milk cleanser beserta kotoran gunakan kapas. Penggunaan spon memang bisa digunakan, hanya kapas memiliki daya angkat kotoran yang lebih baik. Saat mengangkat, lakukan gerakan rotasi di depan telinga ke arah sekitar bibir, kemudian naik dengan gerakan tetap merotasi ke lingkar mata. Barulah secara terpisah merotasi bagian leher. Sedangkan toner dituangkan ke wajah dengan cara menepuk-nepuk wajah agar meresap.
’’Membersihkannya harus rileks supaya tetap bisa memijat,’’ kata Naning. Penggunaan sabun wajah tidak disarankan Naning karena dapat membuat wajah lebih kering.
foto : sxc.hu
