twitter  
Profil  

Senin, 23 September 2013 | 05:40 wib
6 Bahan Berbahaya Untuk Rambut
Hampir setiap wanita menganggap rambut mereka sebagai aset kecantikan selain wajah. Tapi berapa banyak diantara kita yang benar-benar tahu zat kimia berbahaya yang ada di dalam produk perawatan rambut? Mengutip Times of India, Dr. Nipun Jain, Senior Consultant in Dermatology dari Sri Balaji Action Medical Institute, New Delhi, merilis enam daftar zat kimia pada produk rambut yang sebaiknya dihindari sebelum membeli. 

Isopropyl alcohol. Bahan pelarut ini biasa ditemukan pada produk pewarna rambut dan lotion. Jika terlalu sering terhirup bisa menyebabkan pusing, sakit kepala dan mual.

Propylene glycol. Zat ini umumnya digunakan sebagai bahan dasar pada shampo dan conditioner. Propylene glycol mudah meresap ke dalam kulit dan bisa mengikis protein pada kulit. Penggunaan jangka panjang bisa membuat kulit kering bersisik dan kendur.

Polyethylene glycol. Sering digunakan untuk produk-produk pembersih dan merupakan zat yang dibentuk dari petroleum atau minyak tanah. Menurut Nipun, penggunaan yang sering dalam waktu lama akan membuat kulit menua lebih cepat.

Sodium lauryl sulphate (SLS) dan Sodium laureth sulphate(SLES). Kedua zat ini termasuk bahan berbahaya yang banyak dipakai dalam produk conditioner. Bahan ini berisiko mencegah pertumbuhan rambut sehingga memicu kerontokan. SLS juga meningkatkan risiko katarak ketika terserap kulit, meskipun tidak terkena kontak dengan mata.

FD & C Colour pigments. Tanpa diketahui konsumen, banyak produk shampo dan conditioner yang mengandung pewarna buatan dan sintetis, agar terlihat lebih bagus dan menarik minat pembeli. Bagi yang berkulit sensitif, dua bahan ini bisa menyebabkan iritasi, gatal, kemerahan atau perih. Beberapa bahan pewarna juga ada yang mengandung zat karsinogenik. Zat ini berpotensi mengurangi level oksigen di dalam tubuh.

Formaldehyde. Bahan kimia yang banyak terdapat pada shampo dan conditioner ini cepat terserap ke dalam kulit. Pada beberapa orang yang sensitif bisa menimbulkan reaksi alergi dan sakit kepala. Zat ini juga berpotensi melemahkan daya tahan tubuh.