twitter  
Profil  

Selasa, 29 April 2014 | 11:51 wib
''Hot Button'' dalam Penjualan
Bila selama ini Anda menjadi satu diantara orang yang merasakan kesulitan dalam penjualan, Anda tak sendiri. Kata Dr Sandy Wahyudi, Business Development Directors SLC Marketing Inc, selama ini para seller kurang menyadari adanya ''Hot Button'' pada diri klien. Apabila Hot Button yang terdiri atas 5P itu ditekan, makan akan membuat pelanggan tersebut tak bisa pindah ke lain hati.

Dalam seminar ekslusif Boost Your Sales di Java Paragon Hotel (26/4), Sandy menyampaikan 5P pembawa sukses tersebut.

Profit. Kita harus menyadari kalau ada pelanggan yang sukanya mencari produk lebih murah dari harga pasaran. ''Menghapi pelanggan macam ini, Anda bisa menawarkan harga barang yang lebih murah dari kompetitor atau bonus, buy and get free, dan sebagainya,'' kata Sandy.

Pride. Pelanggan yang membeli produk untuk dipamerkan ke teman-temannya. ''Untuk pelanggan tipe ini, yang terpenting dia selalu ingin lebih dulu dari teman-temannya. Beli sesuatu untuk gengsi,'' kata Sandy.

Pleasure. Pelanggan yang membeli sesuatu untuk kesenangan atau hobi.

Peace of Mind. Pelanggan yang membeli suatu produk atau jasa karena produk itu mampu berikan jaminan keamanan dan garansi. ''Pembeli macam ini harga bukan masalah,'' kata Sandy.

Pain Avoidance. Contoh pelanggan yang membeli produk karena dia sendiri terpaksa dan harus segera beli untuk kebutuhan mendesak.

''Setiap pelanggan punya kecenderungan untuk 5P ini. Tapi setiap produk, akan beda P yang berlaku. Karena itu saat bertemu calon pelanggan dengarkan apa yang dia butuhkan, tanyakan apa yang diinginkan. Karena ini akan menjadi senjata Anda dalam mengidentifikasi pelanggan berdasarkan P yang berlaku,'' saran Sandy.