twitter  
Profil  

Rabu, 02 September 2015 | 18:01 wib
Sepatu Ini Terinspirasi dari Seni Lipat Kain


Jepang punya seni melipat kain dan seni melipat kertas. Untuk seni melipat kertas disebut origami, sedangkan seni melipat kain yang digunakan untuk hantaran disebut Furoshiki.

Masaya Hashimoto, desainer sepatu di Jepang terinspirasi dengan seni Furoshiki ini. Masaya membuat sepatu dengan kain berbahan elastis yang nyaman untuk dipakai berjalan.



Ujung depan sepatu Furoshiki dipakai seperti kaos kaki. Kemudian kita menghubungkan ujung kain sebelah kanan ke sisi lainnya dan merekatkannya dengan velcro yang disesuaikan dengan tingkat kenyamanan pemakainya.

Masaya menyebut produk terbarunya itu dengan kata 'sepatu sol lipat pertama di dunia' Sepatu ini bisa dibeli di gerai Vibram Jepang seharga USD 140 atau sekitar Rp 1,9 jutaan dan tersedia dalam lima warna.