twitter  
Profil  

Senin, 15 November 2021 | 13:02 wib
Memperkuat Koneksi Diri Sebelum Memutuskan untuk Menjalin Sebuah Hubungan
 

Pernah mendengar atau membaca istilah “cintailah dan pahamilah diri sendiri terlebih dahulu sebelum mencintai orang lain?” Istilah ini memang bisa jadi benar adanya dan diakui oleh banyak pakar, salah satunya Inez Kristianti. Menurut pakar hubungan yang satu ini, hubungan dengan diri sendiri juga penting dalam membangun sebuah koneksi dengan orang lain. Memahami diri sendiri dengan lebih baik dapat membantu menjadi seseorang yang percaya diri dan empowered, dan nantinya juga dapat mendukung dibangunnya hubungan yang sehat dengan orang lain. 

Untuk itu penting bagi yang belum mengenali dan berhubungan dengan diri sendiri untuk mendalami hubungan personal itu sebelum akhirnya memilih untuk berkencan. 

Ada beberapa kegiatan yang bisa dilakukan untuk menguatkan koneksi diri sendiri sebelum akhirnya memutuskan untuk kencan.

Susun rutinitas me time
Setelah menjalani aktivitas yang padat seperti kuliah, rapat, memenuhi tenggat waktu, mengisi kehidupan sosial, dan masih banyak lagi, penting untuk meluangkan waktu khusus dengan diri sendiri. Meluangkan waktu pribadi atau me time sangat penting untuk mengerti lebih jauh tentang keinginan dan tujuan hidup. Ini bisa jadi cara yang baik untuk terhubung kembali dengan diri dan pikiran sebelum memperkuat koneksi dengan teman kencan. Coba lakukan latihan pernapasan yang terbukti jitu untuk melatih fokus dan buat pikiran jadi lebih tenang.

Biasakan buat jurnal
Menulis kegiatan sehari-hari bisa jadi cara terbaik untuk membangun koneksi dengan diri sendiri maupun memperkuat hubungan dengan diri. Saat mulai mencatat, ingatlah sebuah peristiwa ataupun kejadian yang sedang mengganggu pikiran akhir-akhir ini. Selidiki kenapa itu jadi sebuah masalah dan apa yang kira-kira bisa dilakukan. Kemudian, petik pelajaran apa saja yang bisa diambil untuk berkembang di masa datang.

Konsultasi dengan pakar
Ketika menghadapi masalah, tidak perlu menghadapinya dengan stres. Ingatlah Anda tidak sendiri. Hal ini membantu keluar dari zona nyaman dan berbicara dengan pakar. Mulailah dengan menjadwalkan sesi bimbingan lalu ceritakan masalah yang mengganggu demi mendapat dukungan dan pertolongan yang tepat. Melalui sesi bimbingan seperti ini, Anda bisa mendapatkan gambaran jelas terhadap akar masalah dan cara mengatasinya.

Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.