twitter  
Profil  

Jumat, 12 November 2021 | 12:18 wib
Mengintip Tren Interior Hunian Pada 2022
 

Work from home yang sudah kita jalani selama lebih dari setahun ini membawa perubahan besar, salah satunya mendadak rumah menjadi pusat segala aktivitas anggota keluarga. Dan berawal dari hal itu juga, ada fun fact dimana orang semakin rajin menghias rumah. Banyak orang yang concern untuk membuat rumahnya menjadi lebih nyaman, betah di rumah, mendukung produktivitas, dan bebas stres. Berikut beberapa tren yang mulai tampak saat ini dan akan bertahan di tahun mendatang untuk interior hunian. 

Warna
Warna netral akan mendominasi karena kelebihannya mudah dipadu padan dengan segala pilihan warna.

Bentuk furnitur
Furnitur dengan bentuk bulat-bulat yang pernah tren dulu, akan kembali menjadi tren di tahun 2022. Perabotan bulat tanpa sudut akan menjadikan rumah tampak elegan dan classy.  

Terinspirasi dari alam
Interior yang menggunakan bahan alami akan semakin diminati. Bahan seperti batu alam, bambu, kayu, memberikan ketenangan, kesan cozy dan homey. 

Home office
Area belajar dan bekerja masih akan menjadi titik sentral aktivitas di rumah. Lokasinya bisa ditempatkan di ruang keluarga atau kamar yang dikhususkan untuk home office. Area tidak perlu luas, cukup siapkan fasilitas yang nyaman untuk bekerja paling tidak 8 jam. Usahakan di ruangan tersebut cukup pencahayaan dan sirkulasi udara baik.

Ventilasi yang baik
Biasanya jendela besar menjadikan suhu ruangan panas. Hal ini bisa disiasati dengan menanam pohon besar di luar sehingga memberi keteduhan dan sedikit mengurangi sinar matahari yang masuk dalam ruangan tersebut. Atau cara lainnya, buat ceiling atau langit-langit tinggi. Pemilihan bentuk atap berpengaruh terjadap sirkulasi udara. Semakin banyak udara yang masuk, membuat udara di dalam ruangan menjadi segar.
Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.