twitter  
Profil  

Senin, 01 Februari 2021 | 11:43 wib
Designer Didiet Maulana Rilis Buku Kisah Kebaya
 

10 tahun berkecimpung dalam industri fashion, desainer Didiet Maulana mengekspresikan ide dan menuangkan buah pemikirannya dengan merilis sebuah buku “Kisah Kebaya”, yang menceritakan ragam dan asal mula pakaian nasional khas Indonesia satu ini. 

 

Selain desain dan visualnya yang menarik, buku ini juga meliput riset selama 6 tahun dengan sedemikian rupa agar dapat menjadi pegangan bagi para pengrajin kebaya, terutama penjahit rumahan. 

Buku ini terbagi menjadi beberapa bab. Bab pertama disebut Didiet sebagai “Kebaya Berbudaya", dimana dia bercerita mengenai sejarah kebaya, mulai dari asal mula serta perkembangannya dari tahun ke tahun dan serangkaian aspek yang mempengaruhi nilai dan bentuk kebaya. Bagian dua menceritakan tentang "Kebaya Bergerak dalam Era", tentang langkah-langkah dalam proses pembuatan kebaya. Pada bab tiga Didiet memfokuskan tulisannya pada hal-hal teknikal dan bagaimana pemakaian kebaya sesuai dengan warisan Indonesia, dari pemakaian kain, stagen hingga kemben. Sedangkan bab terakhir menampilkan ragam kebaya mulai dari kebaya pendek santai, kebaya panjang yang terlihat formal, kebaya kutu baru hingga kebaya Kartini.

 

Kisah Kebaya terlahir dari kenangan akan mendiang sang nenek dan kisahnya selama berkarier sebagai fashion designer di dunia mode. "Pengetahuan tentang kebaya ini sayang jika diserap sendiri. Jika generasi muda mengetahui apa yang Indonesia miliki dalam sisi seni dan budaya, mereka akan semakin bangga. Saya berharap perilisan dengan buku ini, dapat membuat kita sebagai bangsa Indonesia semakin cinta dan mengabadikan kebaya dan juga menyadarkan generasi penerus akan kekayaan budaya yang Indonesia miliki," kata Didiet Maulana.

Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.