twitter  
Profil  

Sabtu, 29 Mei 2021 | 10:17 wib
Perang Kota, Film Indonesia Pertama yang Mendapatkan Pembiayaan dari Empat Negara
 

Perang Kota, film terbaru sutradara Mouly Surya sekaligus proyek pertama film asal Indonesia mendapat pembiayaan dari empat negara yakni Norwegia, Belanda, Filipina dan Singapura.

 

Bermula ketika tahun lalu proyek film Perang Kota terpilih mengikuti Locarno Open Doors yang dilaksanakan secara daring. Dalam project market tersebut, Perang Kota mendapatkan Sorfond Awards untuk bisa mengikuti Sorfond Pitching Forum 2020.

Sorfond sendiri bertujuan membantu memperkuat film sebagai ekspresi budaya, mempromosikan keragaman, integritas artistik, dan memperkuat kebebasan berbicara di negara berkembang. 

Adapaun film Perang Kota mendapatkan dukungan pembiayaan ko-produksi internasional Sorfond yang dikelola oleh the Norwegian Film Institute dan Films from the South Festival (Oslo Festival Agency), lalu juga didukung oleh The NFF+HBF, Co-Production Scheme dari Netherlands Film Fund dan the Hubert Bals Fund, sedangkan dari Filipina film ini mendapat dukungan pembiayaan ASEAN Co-Production Fund (ACOF) dari Film Development Council of the Philippines dan Film Philippines. Sementara itu, pembiayaan dari Singapura datang dari Southeast Asia Co Production Grant dari Infocomm Media Development Authority (IMDA) Singapore.

Perang Kota bercerita tentang Isa, seorang pahlawan perang impoten dan juga guru sekolah di Jakarta yang mencoba meraih kembali kejayaan lamanya demi sejumlah uang dalam misi meledakkan sebuah bioskop untuk membunuh seorang jenderal Belanda, sementara Belanda dan Inggris berkolaborasi untuk menjajah Indonesia kembali paska Perang Dunia II.

Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.