twitter  
Profil  

Minggu, 08 Agustus 2021 | 08:29 wib
Rekam Jejak Merajut dan Merenda
 

Merajut jadi perbincangan setelah atlet loncat indah asal Inggris, Tom Daley kedapatan merajut sambil menonton pertandingan di Olimpiade Tokyo 2020. 

Seniman rajut asal Amerika Serikat, Annie Potter, mengatakan seni merajut diperkirakan mulai muncul sejak abad ke-16. Perancis dan Inggris menjadi negara pertama yang masyarakatnya mempraktikkan seni merajut. Sementara seorang peneliti seni asal Denmark, Lis Paludan mengatakan dari hasil penelitiannya ditemukan tiga kemungkinan sejarah kemunculan seni merenda hingga merajut. 

Pertama, seni merenda pertama kali muncul di daerah Arab Saudi dan menyebar ke Tibet hingga Spanyol. Itu sesuai dengan rute perjalanan bangsa Arab ketika berlayar menjelajahi negara-negara Mediterania. 

Kedua, seni itu muncul pertama kali dari Afrika Selatan. Teori itu didapat setelah Paludan menemukan bukti bahwa masyarakat primitif di Afrika Selatan menggunakan perhiasan yang dibuat dengan metode merajut untuk para wanitanya yang tengah datang bulan. 

Ketiga, ada pula pendapat bahwa seni ini pertama kali muncul dari Tiongkok. Teori ini muncul karena di Tiongkok ada seni boneka tradisional yang sejak berabad-abad silam selalu dibuat dengan pola rajutan. Namun dari semua penelitian, satu hal yang disimpulkan adalah seni merajut telah ada dan menyebar setidaknya sejak abad ke-18 di berbagai belahan dunia.

Perbedaan merajut dan merenda sendiri ada pada jarum yang digunakan juga pada simpul-simpul yang dibuat. Crochet menggunakan jarum dengan pengait (hook) di bagian ujung sementara knitting menggunakan jarum berujung lancip. 

Tom Daley memang sudah lama hobi merajut (knitting) dan merenda (crocheting) teman She. Dia bahkan memiliki akun Instagram khusus soal hobi merajut dan merenda itu. Kemampuannya pun bisa dibilang tinggi karena bisa membuat beragam busana yang indah. Selain Daley, penyanyi Demi Lovato, model Cara Delevingne, hingga aktor Ryan Gosling juga gemar seni menjalin benang itu. 

Kalau teman She? 

Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.