twitter  
Profil  

Kamis, 16 September 2021 | 08:59 wib
Selain Bogor, Adakah Tempat Lain yang Sering Diguyur Hujan? Jawabannya, Ada
 

Di Indonesia, Bogor kita kenal sebagai kota hujan karena curah hujan di sana sangatlah tinggi terlebih bulan Desember hingga Januari. Nah, adakah tempat yang setipe dengan Bogor di belahan bumi lainnya? Ada! 

1. Mawsynram di Meghalaya, India

Kota Mawsynram di Negara Bagian Meghalaya, India, disebut sebagai tempat paling sering hujan di dunia. Terletak di dekat Teluk Benggala dan Bangladesh, kota ini memiliki musim hujan yang panjang dan berat. Pegunungan Himalaya menghalangi awan di dekatnya untuk keluar sehingga berkontribusi terhadap derasnya hujan di sini. Pada tahun 1985, kota ini masuk Guinness Book of World Records karena menerima sekitar 1.000 inci hujan. Sampai ada anjuran untuk tidak pernah meninggalkan rumah tanpa membawa payung saat berkunjung ke kota ini.

Jika Anda berencana untuk mengunjungi wilayah ini, lakukanlah pada bulan Desember atau Januari untuk menghindari curah hujan yang paling tinggi.

2. Emei Shan di Sichuan, China

Dari Empat Gunung Suci Buddhisme, Gunung Emei adalah yang tertinggi, dan juga menerima paling banyak hujan setiap tahunnya. Ada fenomena yang disebut "laut awan" yang membawa banyak awan selama musim hujan. Fenomena ini menghasilkan hujan dalam jumlah besar, sekitar 321 inci setiap tahunnya. Puncak musim hujan di sini adalah selama bulan Juli dan Agustus, dan musim muson antara Juni dan September.

Jika Anda memutuskan untuk mengunjungi dan mendaki Gunung Emei, Anda harus menyadari bahwa ada perbedaan suhu yang ekstrem antara kaki gunung dan puncaknya.

3. Gunung Waialeale di Kauai, Hawaii

Gunung Waialeale di Hawaii menerima banyak hujan setiap tahunnya, sehingga namanya diterjemahkan menjadi "air yang meluap" atau "air yang beriak." Gunung ini merupakan gunung berapi tidak aktif dengan bentuk kerucut. Lanskapnya adalah salah satu alasan mengapa daerah itu menerima begitu banyak hujan. Ini adalah tempat yang sangat tidak dapat diakses karena basah dan licin. Wilayah ini mendapat rata-rata sekitar 384 inci hujan setiap tahun, tetapi pada tahun 1982, menerima jumlah rekor 683 inci.
Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.