twitter  
Profil  

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 08:20 wib
Surabaya Punya Kampung Sayur Kampung Percontohan Hidroponik
 

Kampung Sayur Simomulyo, tepatnya,  RT 09 RW 03 Kelurahan Simomulyo Baru merupakan kampung percontohan hidroponik dimana program Urban Farming melalui teknik hidroponik, tanaman sayur dalam pot (tasapot), tanaman buah dalam pot (tabulampot) yang digagas oleh Yaning Mustikaningrum, koordinator Urban Farming kampung sayur menarik banyak orang untuk berkunjung ke sana. 

“Kita hijaukan lingkungan ini dengan berbagai tanaman sampai bantaran sungai. Hasilnya kita sudah melaksanakan panen perdana, bulan lalu seperti, selada air, pok choy, kangkung, bayam, terong, dan sekarang kita panen  tomat dan cabe merah,” jelas Yaning, Sabtu (9/10/2021).

 

Inovatifnya kampung tersebut membuat rombongan guru sejumlah 12 orang dari SDN Jajar Tunggal III Surabaya yang tergabung dalam Program Adiwiyata berkunjung ke sana. 

Asri Sukariyani, Kepala Sekolah SD Negeri Jajar Tunggal III  mengatakan kagum melihat lingkungan asri di Kampung Sayur Simomulyo, terutama cara bertanam dengan teknik hidroponik. Asri pun baru menyadari jika pemanfaatan air sungai ternyata membuat tanaman lebih subur dibanding air PDAM.  

“Kunjungan ke Kampung Sayur ini menambah semangat, setelah lama belajar daring, kita bergerak lagi menggiatkan kembali penanaman hidroponik dengan memanfaatkan lahan terbatas di sekolah,” terangnya. 

Sementara itu Adi Candra, S.Si., M.Si. Tim Urban Farming Surabaya mengatakan, keberhasilan Kampung Sayur Simomulyo bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP Kota Surabaya) perlu diapresiasi.

“Dengan  memanfaatkan luasan lahan perkampungan dan bantaran sungai yang diaktivasi penanaman aneka sayuran organik oleh warga masyarakat diharapkan mampu sebagai solusi ketahanan pangan bagi warga,”jelas Adi. 

Naskah & dokumentasi : Manda Roosa 


Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.