twitter  
Profil  

Kamis, 21 Oktober 2021 | 13:24 wib
Langkah Menghasilkan Konten Edukasi di TikTok

Membuat konten edukasi di TikTok rasanya sulit tapi sejumlah kreator membagikan saran dan inspirasi agar bisa konsisten menghasilkan konten yang informatif dan edukatif, sehingga bisa memberikan manfaat bagi pengguna dan masyarakat umum. Mengingat konten edukasi atau berbasis skill merupakan salah satu konten yang dengan pertumbuhan paling cepat di platform TikTok. 

Langkah pertama : tentukan ciri khas konten sesuai dengan passion dan skill.
Menurut Erika Richardo, kreator yang konsisten mengunggah konten seputar hobi melukisnya, menghasilkan konten sesuai skill kita juga akan membantu kita untuk tidak kehabisan ide, karena masih seputar apa yang kita sukai atau yang kita jalani sehari-hari. 

Langkah kedua : konsistensi untuk terus meningkatkan kualitas konten.  
Mendapatkan banyak views dan likes terkadang bisa membuat kita terlena untuk fokus kepada dua hal tersebut. Namun, konsistensi dalam mengunggah konten justru menjadi faktor penting untuk meningkatkan kualitas konten. Tips ini disampaikan oleh Urrofi, kreator foto dan videografi, yang berhasil membangun bisnis Urro Films sejak aktif di TikTok.  Sebaiknya kita tidak overthinking terhadap konten yang ingin kita unggah. Semakin konsisten kita mengunggah konten, jam terbang untuk membuat konten pun semakin tinggi, dan kita bisa melihat kualitas mana yang perlu ditingkatkan. 

Langkah ketiga : mulai dulu dan mencoba berbagai jenis gaya.  
Niat yang besar untuk menjadi kreator, kadang dihalangi oleh keraguan atau rasa tidak percaya diri. Vina Muliana, pegawai di sebuah BUMN yang juga aktif sebagai kreator motivasi karir di TikTok menyampaikan bahwa yang penting kita bisa memulai dulu dengan menghasilkan konten yang ringan.  Sementara kalau menurut Farhan Zubedi, kreator TikTok yang juga seorang dokter, lalu juga ada Pak Win yang terkenal dengan konten seputar bisnis di akun Asahpolapikir juga menyarankan untuk mencoba berbagai gaya dalam membuat konten, sampai akhirnya menemukan gaya yang bisa menjadi ciri khas untuk jangka panjang.  

Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.