twitter  
Profil  

Jumat, 12 November 2021 | 11:54 wib
Quality Tourism, Konsep Wisata di Tengah Pandemi
 

Pandemi Covid-19 mendorong perubahan preferensi wisata masyarakat meliputi minat dan perhatian yang berbeda mengenai tempat wisata, transportasi, akomodasi hingga kebersihan dibandingkan masa sebelum pandemi atau dikenal dengan quality tourism. Menurut Surana selaku Koordinator Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia Pariwisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, ada beberapa pergeseran. 

1. Sebelum pandemi, banyak orang yang berwisata ke tempat ramai namun, kini ada pembatasan kapasitas pengunjung di atraksi wisata. 

2. Dari sisi transportasi, seperti pemilihan maskapai penerbangan, wisatawan sebelum pandemi akan memikirkan soal jumlah dan durasi transit serta harga penerbangan. Setelah pandemi, pertimbangannya adalah fasilitas sanitasi, waktu transit pendek, dan penerbangan langsung.

3. Dari sisi preferensi produk, atraksi ramai di perkotaan dan tur berisi kelompok besar banyak diminati. Kini, wisata kesehatan dan aktivitas di luar ruangan serta tur pribadi yang anggotanya tidak banyak lebih diminati.

4. Dari sisi akomodasi, wisatawan saat ini mementingkan soal sanitasi dan keamanan. Wisatawan memilih tempat yang terpisah dari orang lain seperti vila atau resor.

Sementara itu, Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia Didien Junaedy menyampaikan pesan kepada para pelaku usaha pariwisata untuk mengingat bahwa Covid-19 sebagai musuh tidak kasat mata masih belum sepenuhnya diatasi. Oleh karena itu, protokol kesehatan tidak boleh diabaikan meski kasus sudah melandai.

Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.