twitter  
Profil  

Selasa, 23 November 2021 | 09:47 wib
Tim Indonesia Juara Dalam Kompetisi untuk Mengatasi Perundungan Digital Terhadap Anak
 

Empat tim inovasi teknologi Indonesia berhasil meraih juara dalam kompetisi EU Social DigiThon 2021 yang diumumkan pada Sabtu (20/11) di tengah 105 tim yang berpartisipasi. Kompetisi yang diselenggarakan oleh Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia itu merupakan ajang promosi untuk mengatasi perundungan digital terhadap anak.

Juara pertama diraih tim SHARE Platform dengan aplikasi yang dirancang untuk melaporkan, menanggapi, dan menyelesaikan kasus perundungan. Juara kedua tim GOTCHA dengan one-stop solution yang menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi anak-anak. Untuk juara ketiga diraih 2 tim, yakni tim KINCIR, dengan browser extension untuk menyensor konten berbahaya dan tim SRG dengan KindBoard, filter keyboard yang memeriksa cyberbullying di semua platform.

Selain memperoleh penghargaan, keempat pemenang mendapat dukungan dari Delegasi UE untuk mengembangkan proposal tersebut. Mereka akan dibimbing hingga menghasilkan aplikasi yang bisa digunakan masyarakat umum.

Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia Vincent Piket mengatakan bahwa pandemi Covid-19 mengganggu kehidupan anak-anak di negara mana pun mereka tinggal. Pergeseran aktivitas ke ranah digital menghadirkan peluang untuk belajar, tetapi juga menghadirkan tantangan baru, termasuk perundungan digital. Delegasi Uni Eropa mengapresiasi semangat dari para inovator muda Indonesia. Hal itu menunjukan adanya kesadaran akan masalah perundungan yang bisa mengancam dan merusakan generasi bangsa. Adapun, kompetisi tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara EU4HumanRights untuk memperingati Hari Hak Asasi Manusia Internasional 2021. 
Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.