twitter  
Profil  

Kamis, 25 Maret 2021 | 11:24 wib
Fashion Challenge : Ballet & Basketball Dalam Fashion
 

Dari masa ke masa selalu ada pertanyaan kepada designer atas karyanya, dengan pertanyaan yang sama seperti : apa bisa dipake orang yang bukan model? Apa mungkin dipake hari-hari? Itukan cuma bagus di panggung dan dipakai model!

Pertanyaan ini akan sulit dijawab dengan kata-kata, karena memang beberapa busana yang ditampilkan di catwalk adalah busana yang dirancang sebagai icon atau alat promosi sang designer. Busana yang dibuat untuk menyampaikan idelaisme, kebaruan, dan trend dari sang designer untuk tahun kedepan.

Lain halnya saat sang designer ditantang oleh peminat fashion yang bukan model, atau mereka yang juga ingin tampil sebagai icon untuk keahlian atau bidang masing-masing. Seperti actor dan actress, presenter, politikus, olahragawan, penari atau ballerina dan banyak lagi lainya.

Kali ini Embran Nawawi ditantang untuk merancang busana untuk dua remaja yang sangat mencintai bakat mereka di basket dan ballet, ini adalah tantangan yang luar biasa. Dibalik busana yang mereka minta, ada pesan promosi atau personal branding yang mereka mau tonjolkan dari bakat dan hobby mereka saat ini.

Seperti remaja kelas 9 ini yang berbakat di olahraga basket di sekolahnya, Titania Amalia Susanto atau yang biasa dipanggil Tita. Tita adalah remaja bersusia 14 tahun yang baru saja hijrah menggunakan hijab dan tetap ingin exist di olahraga basket di sekolahnya, SMP 24 Surabaya. Saat melihat koleksi Embran yang bertema NEO HIPOP yang dikenakan oleh Sara Fajira saat launching single terbarunya Bersama DJ Tripleks ber title JULITE. Ada kedekatan antara gaya Hip-Hop dan basket, pada umumnya music para pebasket identic dengan music Hip-Hop. Yang menjadi tantangan bagi Embran adalah bagaimana Tita dengan hijabnya tetap terlihat sporty dan trendy untuk hobby basket nya.

 

Baju bagian dalam yang berupa t-shirt hitam berlengan panjang dan legging hitam di balut dengan Jacket Hipop berwarna kuning-abu dan batik sebagai aplikasinya, disandingkan dengan celana training merah dengan strip hijau dan kapucong/hoodie yang bisa dicopot pasang. Outfit seperti ini menjadi sangat sporty dan trendy gaya hijab basket si Tita.

 

Ballerina bukanlah hobby kebanyakan anak remaja sejak dahulu, lain halnya dengan Elsha Richelle Geuther yang biasa dipanggil Caca ini sudah sejak usia 3 tahun belajar belajar balet, diusia nya 15 tahun ini Caca sudah sering tampil sebagai ballerina professional di Surabaya. Caca ingin sekali tampil beda dengan tutu baletnya, tidak seperti baju balet pada umumnya. Dengan TUTU gaya NEO HIPOP yang saya buat, Caca tetap tampil sebagai ballerina tetapi terlihat lebih trendy. Bustier/kemben batik dengan potongan 8 terlihat pas mengunci pada tubuh Caca, rok tutu dengan pola lingkar dan 5 kain tulle yang ditumpuk dibawahnya terlihat fashionable dan trendy. TUTU NEO HIPOP akhirnya jadi busana balet Caca yang trendy.

 

 

Tantangan ini Embran selesaikan dengan menggunakan pada karakter remaja dan hobby dari Tita dan Caca yang pada dasarnya energic dan cheerful, jadi bisa diselesaikan dengan hasil yang unik. Embran siap untuk di tantang lagi nih!

Models : Tita & Caca
Make Up : Hana Ogawa
Photo : Zaldy Ogawa
Outfits : Embran Nawawi

(Naskah : Embran Nawawi)
Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.