twitter  
Profil  

Jumat, 23 April 2021 | 11:38 wib
Melestarikan Budaya Dengan Project Tiga Generasi Berkebaya
 

Mengenalkan segala sesuatu yang merupakan warisan sekaligus kekayaan Indonesia pada generasi muda, ada baiknya kita lakukan sedini mungkin. Dan selaras dengan tujuan itu, project Tiga Generasi Berkebaya digagas oleh make up artist Filia Priskilla dalam euforia Hari Kartini 2021. 

Project yang dikemas dalam sesi pemotretan ini, mengeluarkan sebuah mini koleksi keluarga yang berjudul 3 Generasi Berkebaya by Nathania Kho yang terdiri dari kebaya dewasa, remaja dan anak-anak yang designnya pun disesuaikan dengan selera wanita masa kini, dimana dengan adanya koleksi ini masyarakat Indonesia mau melestarikan budaya berkebaya di Indonesia. 

 

Untuk detail item fashion para model kali ini, sepatu mereka menggunakain sepatu kain lurik yang merupakan ciri khas kain tradisional masyarakat Jawa, ada pula leather rosegold mettalic yang dibuat senada dengan warna aksesories para model, koleksi aksesories handmade yang terdiri dari anting, bros, hairpiece by NIO- EL dan untuk sentuhan berkainnya, salah satu yang mereka gunakan adalah gaya sabuk wolo oleh penggiat wastra Indonesia Anik Rakhmawati. Adapun yang dimaksud dengan gaya sabuk wolo yaitu membuat dulu lipatan sabuk wolo lalu diikat dengan kain supaya stabil selanjutnya sesuaikan tangkupan/balutan memutarnya pada badan. Atur supaya rapi dan cantik lalu ikat lagi dengan kain dan dirapikan dengan angkin.

 

 

 


Muse: @jennasarita @dylla.02 @fionadominiquee
Makeup: @filiapriskillaa
Hairdo: @arita.hairstylist
Kebaya: @nathaniakho
Kain wastra private collection: @anik_rakhmawati
Shoes: @joliemoda.id
Acc: @nio.el
Photo: @tobiasmartien
Studio: @primestudiosby

Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.