twitter  
Profil  

Kamis, 07 Oktober 2021 | 10:28 wib
RumaRB karya Dosen Arsitektur UK Petra Berhasil Raih Penghargaan dari Ikatan Arsitektur Indonesia Jatim Award 2021
 

Arsitek Bramasta Putra Redyantanu, S.T., M.T., IAI yang merupakan seorang dosen program studi (prodi) Arsitektur Universitas Kristen Petra (UK Petra) terpilih untuk menerima penghargaan dari Ikatan Arsitektur Indonesia (IAI) Jatim Award 2021 untuk kategori Hunian Skala Kecil yaitu dengan luas bangunan kurang dari atau sama dengan 200m2 pada 25 September 2021 lalu melalui petra.id/IAIAwards. 

Karya Bram diberi nama RumaRB, merupakan proyek renovasi dari sebuah lama yang dibangun tahun 1980 an. Mayoritas menggunakan warna putih dan abu-abu, membuat rumah ini tampak lebih modern dan minimalis akan tetapi terlihat cukup luas. Awalnya rumah itu merupakan rumah keluarga yang sudah lama tidak ditinggali. Perbaikan utama dilakukan menghilangkan sebagian besar rumah berlantai dua tersebut menjadi hanya satu lantai saja. Tidak merubah luas bangunan, ruang aktifitas (dapur, ruang makan, ruang keluarga) dijadikan satu agar menampilkan kesan lega. Bram dan istri menggunakan permainan bata ringan berongga, agar seolah bangunan tampil masif di bagian depan sekaligus tetap mengalirkan udara secara lancar yang menjadi ciri khas bangunan tropis di Indonesia. 


“Desain RumaRB ini merupakan upaya renovasi menuju kesederhanaan. Bagaimana mencapai kualitas ruang yang lebih baik dari aspek pencahayaan dan penghawaan alami”, kata Bram. 

 

Nama RumaRB merupakan akronim nama dari Bram dan istrinya Bella yaitu Redy-Bella. Renovasi dimulai sejak tahun 2018, saat mereka akan menikah. Renovasi desain RumaRB yang unik ini menghabiskan dana sekitar 300-350 jutaan. Untuk mendesain, ditempuh Bram sekitar tiga hingga empat bulan saja, sedangkan pengerjaan konstruksinya membutuhkan waktu sekitar enam hingga delapan bulan.

Menurut Ar. Ir. Hari Sunarko, IAI, AA., seorang Arsitek senior Jawa Timur, RumaRB ini berani menghadirkan keserhanaan dari segi bentuk, tipologi dan pewarnaannya serta berani mengembalikan ruang terbuka lebih banyak dari desain lama agar resapan air hujan lebih leluasa.” 

Ajang pemberian penghargaan dari IAI Jatim Award 2021 ini diadakan setiap tiga tahunan yang diberikan pada karya arsitektur terbangun oleh para arsitek anggota IAI di Indonesia juga karya para arsitek anggota IAI di mancanegara.   

Naskah & dokumentasi : Humas UK Petra 

Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.