twitter  
Profil  

Kamis, 03 Juni 2021 | 11:11 wib
Mengenal Cultural Sustainability dan Trashion di Industri Fashion Keberlanjutan
 

Saat kini membicarakan hal – hal tentang fashion keberlanjutan menjadi salah satu topik penting di industri fashion terutama dalam tahapan pemulihan ekonomi global akibat pandemi. Fashion Notes menemukan dua istilah penting yang mungkin teman She belum familier maupun memahami artinya. 

Cultural Sustainability adalah istilah yang baru – baru ini diangkat kembali oleh Fashion Revolution. Sebuah platform didirikan oleh Orsola De Castro dan Carry Somers berbasiskan di Inggris mendorong masyarakat untuk melakukan gerakan untuk industri fashion global. Fashion Revolution didirikan karena tragedi Rana Plaza di Savar Upazilla, Dhaka, Bangladesh pada 23 April 2013 menewaskan 1,138 pekerja garmen fashion yang terdiri dari mayoritas para perempuan muda bekerja tanpa mendapatkan keamanan maupun kesejahteraan. Fashion Notes melakukan riset bahwa konsep Cultural Sustainability ini telah dikembangkan di bawah Deklarasi Universal UNESCO tahun 2001 tentang keanekaragaman budaya yang mengakui budaya sebagai dimensi keempat akan pengembangan tentang keberlanjutan. Cultural Sustainability pertama kali didefinisikan oleh Komisi Dunia untuk Kebudayaan dan Pembangunan pada tahun 1995. Dalam konteks fashion dan tekstil, Cultural Sustainability berarti mentransmisikan, atau mendukung transfer pengetahuan, pengetahuan tekstil tradisional dan ekspresi budaya tekstil tradisional kepada generasi mendatang. Generasi Z dan Alpha didapuk menjadi penerus di masa depan tetap menghargai warisan budaya, mengapresiasi karya tekstil tradisional yang mampu berkelanjutan walau pengaruh teknologi semakin canggih. Hal ini dapat terlihat para generasi muda kita memberikan apresiasi terhadap warisan budaya di Indonesia melalui dukungan mereka mengangkat Wastra Indonesia. Memberdayakan para perajin batik, tenun maupun kriya untuk berkembang bersama, mewujudkan produk buatan Indonesia yang tidak kalah bersaing secara kualitas dengan produk internasional. Luxury fashion brand Dior bahkan mengaungkan kain tenun endek Bali di pagelaran Paris Fashion Week untuk koleksi Spring/Summer 2021. Dior menanda tangani Letter of Intent (LOI) dengan Gubernur Bali untuk bekerjasama dengan UMKM kain tenun endek agar meningkatkan kapasitas dan memberdayakan para perajin di masa pandemi. Tentunya para pelaku industri maupun fashion desainer Indonesia juga kerap mengangkat berbagai macam Wastra Indonesia dari kain songket, batik hingga kain karawo adalah kain tradisional khas Gorontalo dengan motif sulam tangan yang bernilai seni tinggi. 

 

 

Istilah lainnya adalah Trashion yang sebenarnya jika dijelaskan teman She pasti sudah mengenal proses daur ulang dari material bekas. Material yang sudah dibuang dan tidak terpakai dibuat kembali menjadi karya seni, aksesoris fashion berupa jewellery maupun produk fashion lainnya. Fashion Notes pernah membahas di edisi yang lalu tentang clutch dan tas selempang terbuat dari bungkus snack ringan yang diolah dan didesain oleh Elvira Angelica, Indy dan Joana Evan. Kata Trashion sebenarnya telah dikenal di New Zealand pada tahun 2004 dengan berbagai acara mendaur ulang sampah menjadi karya seni fashion atau kostum menarik. Beberapa pemerhati fashion beranggapan bahwa Trashion merupakan wearable art bukan dipakai masyarakat untuk beraktifitas sehari – hari. Namun demi membudidayakan sampah, para pelaku industri kreatif berupaya memaksimalkan kreasi Trashion menjadi suatu produk fashion yang dapat digunakan sehari – hari bukan hanya sekedar sebagai karya seni. 

 

 

Tentang Janet Teowarang:

Janet Teowarang merupakan founder dan creative director brand fashion miliknya yaitu Allegra Jane, selain itu Janet juga menjadi dosen di Universitas Ciputra Surabaya. Janet meraih Australia Awards dari Pemerintah Australia di sektor Fashion dan Textile. Karyanya juga telah dipresentasikan di Indonesia Fashion Week, Mercedes Benz Asia Fashion Award dan mengikuti kompetisi Mango Fashion Award di Spanyol. 

Referensi Photo : 
1.Dior Spring/ Summer 2021 https://id.pinterest.com/pin/206954545365597179/
2.Dior Spring/ Summer 2021 https://id.pinterest.com/pin/206954545365616995/
3.Trashion Fashion Show 2015 https://www.courant.com/ctnow/hc-trashion-fashion-hartford-20160415-story.html
4.https://www.trendhunter.com/trends/recycled-jewelry
5.https://www.trendhunter.com/trends/eco-summer-jewelry-kumvana-gomani 

Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.