twitter  
Profil  

Selasa, 04 Mei 2021 | 14:40 wib
Mengetahui Apa Itu Endometriosis, Dibalik Nyeri Haid Perempuan
 

Nyeri haid adalah nyeri atau kram di area perut yang dialami oleh wanita menjelang atau selama haid yang disebabkan oleh otot rahim yang berkontraksi. Tapi nyeri haid juga dapat semakin parah dan berakhir dengan mengonsumsi obat nyeri yang dikarenakan banyak wanita yang masih menganggapnya remeh. Nyeri yang parah ini disebabkan oleh endometriosis.

Apa itu Endometriosis? 

Berdasarkan Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Konsultan Fertilitas, Endokrinologi dan Reproduksi Rumah Sakit Pondok Indah, dr. Moh. Luky Satria Syahbana Marwali, Sp.OG-KFER, endometriosis adalah jaringan yang membentuk lapisan dalam dan di luar rahim. Kondisi ini dapat tumbuh pada organ lain di dalam panggul atau perut sehingga dapat menyebabkan pendarahan, infeksi dan nyeri panggul. Nyeri yang berasal dari endometriosis ini dapat berupa rasa sakit, kram, perasaan terbakar yang dapat dirasakan cukup ringan atau bahkan sangat parah yang dapat membuat turunnya kualitas hidup.

Efek dari Endometriosis

Selain rasa nyeri saat menstruasi, penyakit ini juga dapat timbul saat berhubungan seksual, buang air kecil dan besar, diare, mual, muntah dan perut kembung.

Penanganan

Penanganan endometriosis dapat dilakukan dengan konsumsi obat pereda nyeri, obat hormonal, penyesuaian gaya hidup, ataupun tindakan pembedahan pada kasus yang sudah berat.

Faktor gaya hidup 

Untuk menyesuaikan gaya hidup, kita perlu mulai dengan memilih asupan makanan yang tepat. Ada berbagai makanan yang perlu dihindari oleh penderita endometriosis seperti makanan olahan dari sapi, makanan yang mengandung gluten dan kedelai. Selain asupan makanan, penderita harus menghindari kebiasaan merokok dan minum alkohol serta mengurangi asupan kafein.

Makanan

Disarankan untuk memperbanyak konsumsi makanan berserat seperti buah dan sayur. Lalu, makanan yang kaya omega 3 juga bagus untuk dikonsumsi seperti ikan kembung dan salmon. Makanan yang mengandung magnesium yang tinggi juga baik untuk dikonsumsi seperti alpukat, pisang dan sayuran hijau.

Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.