twitter  
Profil  

Rabu, 30 Juni 2021 | 10:03 wib
Email Apnea, Satu Tanda Kita Sedang Stres Kerja
 

Email apnea adalah sebuah fenomena di mana orang secara tidak sadar menahan napas atau bernapas pendek ketika merespon email atau pesan tentang pekerjaan. Hal itu memang biasanya terjadi tidak lama dan tidak terlalu terasa tapi cukup mengganggu aliran oksigen. Reaksi tubuh terhadap email apnea yang ternyata juga masuk kategori stres itu pun dikatakan bisa mempengaruhi kesehatan jika terjadi terus menerus.

Cara untuk mengatasinya adalah dengan mempraktekkan metode bernapas dengan baik dan benar lewat hidung secara pelan-pelan atau bisa juga dengan mengambil istirahat secara rutin.

Meski belum banyak diketahui, istilah email apnea sendiri sudah muncul sejak 2008. Linda Stone yang merupakan seorang peneliti, penulis, dan mantan petinggi di Apple dan Microsoft adalah orang pertama yang mengenalkan konsep fenomena email apnea. Dalam artikel di Huffington Post, Linda Stone mengaku mendapati kondisi itu ketika duduk dan mengetik di layar komputernya. Dari situ dia mencari jawaban atas apa yang dialaminya di berbagai literatur, bertanya ke dokter hingga menggali riset sendiri. Akhirnya Linda menemukan bahwa dia bukan satu-satunya orang yang napasnya sering terganggu ketika bekerja, bahkan di penelitian yang berkembang menemukan kalau 80% orang tanpa sadar menahan napas mereka atau jadi bernapas dangkal ketika merespon email atau pesan. 

Berdasarkan penelitian, orang memang cenderung akan menahan napas ketika sangat fokus pada sesuatu karena otak mematikan beberapa aktivitas, termasuk bernapas, mengenali rasa lapar atau menyadari perubahan temperatur untuk mendukung kerja otak.
Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.