twitter  
Profil  

Selasa, 22 Maret 2022 | 10:23 wib
Kaum Ibu, Yang Terdampak Berat Akan Naiknya Harga Minyak Goreng
 

Pihak mana yang kiranya paling terpukul atas kenaikan harga minyak goreng? Korban pembiaran pemerintah atas harga minyak goreng mengikuti harga pasar tidak terkendalikan? Maka jawabannya adalah kaum ibu. 

Menurut Ketua DPP PKS Kurniasih Mufidayati, seharusnya pemerintah mengendalikan apa yang ada di pasar, bukannya tidak berdaya mengendalikan dan justru menyerahkan semua mekanismenya oleh pasar, karena yang terdampak berat adalah kaum ibu dan keluarga kelas menengah bawah. Dia pun mengingatkan, tanpa persoalan langka dan mahalnya minyak, komoditas bahan pokok akan naik jelang Ramadan dan Idul Fitri. Tanpa ada intervensi pemerintah, maka masyarakat akan memasuki Ramadan dengan beban yang cukup berat.

Saat ini, harga keekonomian minyak goreng di pasaran berkisar Rp 23-25 ribu per liternya dari Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 14 ribu per liter yang telah dicabut pemerintah. 

Bagaimana pendapat teman She tentang fenomena harga minyak saat ini? Dulu harga terjangkau tapi langka, kini mudah dijumpai tapi harga lebih mahal? 

(Republika) 

Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.