twitter  
Profil  

Rabu, 23 Februari 2022 | 12:19 wib
Jangan Kelamaan Nunduk Main Smartphone, Hati-hati Neck Syndrome
 

Saat ini, rasanya hampir semua aktivitas keseharian kita tidak lepas dari smartphone. Kehadiran smartphone tidak dipungkiri mempermudah kehidupan, tapi hati-hati gawai pun bisa merugikan terutama yang berkaitan dengan kesehatan. Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa penggunaan gawai secara berlebih dapat memicu sejumlah gangguan kesehatan, salah satunya adalah text neck syndrome.

Dilansir dari Spine Health, text neck syndrome merupakan cedera stres berulang yang disebabkan oleh penggunaan perangkat seluler dalam waktu lama dengan kepala tertunduk ke bawah dan tidak bergerak. Tanpa disadari, kepala akan tertunduk dan melihat ke bawah pada sudut 45 atau 60 derajat. Posisi itu membuat kepala tertumpu pada leher. Dalam waktu yang lama, leher pun akhirnya tidak mampu menahan jumlah tekanan tersebut. 

Untuk itu, kita perlu mengetahui apa saja gejala yang biasanya dialami penderita text neck syndrome. 

1. Nyeri di leher, punggung atas, dan bahu
Seseorang akan mengalami rasa nyeri intens atau menusuk di satu tempat tertentu. Namun bisa juga terjadi di bagian tubuh yang lebih luas seperti mulai dari bagian bawah leher dan ke bahu.

2. Postur kepala terlalu ke depan
Saat terlalu lama menunduk, otot-otot di leher, dada, dan punggung bagian atas menjadi tak seimbang karena postur kepala yang terlalu ke depan dalam waktu yang lama. Kondisi tersebut dapat menyebabkan seseorang kesulitan untuk mempertahankan postur tubuh yang baik.

3. Mobilitas berkurang
Pemakaian smartphone dalam durasi yang lama dapat membuat leher, punggung atas, dan bahu menjadi kaku sehingga sulit digerakkan.

4. Sakit kepala
Otot-otot di pangkal leher pun bisa menjadi nyeri dan kemudian menjalar dari leher kepala yang dapat mengakibatkan sakit kepala. Selain itu, terlalu banyak melihat layar juga dapat meningkatkan risiko kelelahan mata.

5. Nyeri makin terasa saat leher ditekuk
Gejala text neck syndrome cenderung memburuk ketika leher di tekuk. Rasa sakit yang terjadi bisa bervariasi pada tiap orang. Misalnya, seseorang yang memakai smartphone dengan dua tangan mungkin akan lebih rentan mengalami rasa sakit yang merata di kedua sisi leher dan punggung atas. Sementara bagi yang hanya menggunakan satu tangannya, kemungkinan lebih banyak mengalami rasa sakit di satu sisi saja.

Meski terlihat sepele, namun bila tidak ditangani segera, text neck syndrome tentu akan membuat kualitas hidup seseorang menjadi berkurang dan bahkan menyebabkan lebih banyak rasa sakit di kemudian hari. Nah, maka dari itu akan lebih baik untuk mencegah gangguan kesehatan ini sedari awal.

Yang bisa kita lakukan adalah : 

Pertama : membatasi penggunaan smartphone
Kedua : atur postur tubuh saat menggunakan smartphone. Sebisa mungkin pegang perangkat pada ketinggian sejajar mata sehingga tidak perlu menunduk terlalu lama
Ketiga : lakukan peregangan yang secara khusus menargetkan leher, dada, dan punggung atas untuk menghilangkan ketegangan. Misalnya saja dengan cara peregangan ringan seperti memutar bahu atau memiringkan kepala. 

(Femina)
Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.