twitter  
Profil  

Sabtu, 02 April 2022 | 11:43 wib
Puasa Lancar? Coba Kombinasikan Pola Sahur dan Berbukanya
 

Menjaga pola hidup sehat selama Ramadan sangat penting agar tetap produktif dan bersemangat. Namun selain pola hidup fokus utama saat berpuasa, kombinasi menu sahur dan berbuka pun juga harus diperhatikan, terutama komposisi dari nutrisi dan mineral untuk asupan tubuh agar tidak membahayakan tubuh.  

Kalau menurut penjelasan Dr Putri Sakti, M. Gizi, Sp.GK, AIFO-K, seorang spesialis gizi klinis dalam webinar daring Bincangshopee 4.4 Ramadan Sale pada Selasa, (29/3), menjaga pola jam makan dengan hal yang sederhana bisa dilakukan seperti tidak melewatkan sahur, tidak makan berlebih saat berbuka, tetap memperhatikan gizi dalam makanan serta memenuhi kebutuhan air harian. Misalnya saat sahur utamakan mengkonsumsi karbohidrat kompleks dan protein serta sayur dan buah yang akan memberi rasa kenyang lebih lama. Hindari untuk mengonsumsi makanan yang digoreng secara berlebih, makanan yang terlalu manis atau tinggi gula, makanan yang terlalu pedas, bersantan, dan makanan kemasan instan. Selain itu, makanan berserat tinggi juga sebenarnya tidak dianjurkan, terutama untuk berbuka karena akan sulit dicerna ketika perut masih kosong. Untuk kebutuhan air dalam sehari, Dr Putri juga membagikan tips dalam mengkonsumsi air dengan menerapkan pola 2-4-2. Yaitu 2 gelas saat berbuka, 4 gelas saat makan malam dan 2 gelas lagi saat sahur. 

Sementara itu kalau menurut Chef Norman Ismail dalam kesempatan yang sama, penting bagi kita untuk menerapkan menu yang benar supaya dapat menyiapkan hidangan makanan yang sehat dan beragam agar lebih bervariasi untuk sahur dan berbuka, hindari gula yang berlebihan, perbanyak asupan protein nabati dan hewani. Chef Norman memberikan contoh menu praktis yang bisa dicoba untuk menu sahur dan berbuka. Menu berbuka yang praktis misalnya nasi goreng, oseng tempe, ca jamur tiram dan ayam saus asam manis. Selain nasi, ada juga sumber karbohidrat lain seperti oatmeal atau roti gandum, kentang atau olahan ubi, lahan kacang merah serta buah-buahan seperti kurma, pisang dan apel. 

Memahami kombinasi menu makanan yang boleh dan tidak boleh dicampur atau dimakan di waktu berdekatan saat berpuasa sangat penting. 

(Media Indonesia) 

Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.