twitter  
Profil  

Jumat, 11 Maret 2022 | 12:50 wib
Miliki Penghasilan Tambahan Lewat Kolaborasi Ini
 

Di tengah kondisi dunia pariwisata yang belum stabil dampak dari pandemi Covid-19, banyak pelaku-pelaku pariwisata kehilangan pekerjaannya dan penghasilannya. Oleh karena itu salah satu kolega kami  PT Jaring Pangan Indonesia  bersama Perhimpunnan Hotel dan Restoran Indonesia akan memberikan permodalan bagi 10.000 karyawan hotel dibawah member PHRI melalui program Jawara. Program inisiatif  yang murni diluncurkan untuk membantu masyarakat agar bisa memiliki penghasilan tambahan dengan memaksimalkan ruang yang ada dirumah. Menurut Deddy  P Effendi  selaku Head Communication dan Business PT Jaring Pangan menjelaskan bahwa ada dua hal yang ingin dicapai melalui program ini yakni adanya recovery ekonomi untuk para insan pariwisata, dan yang kedua adalah stock komoditi pangan seperti beras, ayam, dan telur terjaga di masyarakat.

Program Jawara x PHRI memberikan bantuan permodalan sebanyak 25 juta kesetiap Jawara yang mendaftar. Setiap Jawara yang terpilih akan mendapatkan modal berupa produk seperti beras, ayam dan telur yang siap dijual oleh para Jawara. Bantuan Japang tidak hanya menyiapkan produk tetapi juga alat pendukungnya seperti freezer, e-brochure, dan pallet.

Sementara itu Tjong Benny selaku CEO mendukung program ini bisa berjalan dengan saat baik sehingga recovery ekonomi insan perhotelan dan pariwisata bisa terjadi. 

PT Jaring Pangan (Japang) merupakan  start-up yang berkonsentrasi pada produk komoditi pangan seperti  beras, telur dan ayam potong, yang pada bulan November 2021 meluncurkan initiative program permodalan yang memberikan kesempatan bagi setiap orang untuk bisa memiliki usaha sampingan.

(Sumber : Deddy P.Effendi - Head of Communications & Business PT Jaring Pangan Indonesia)
Komentar (0)
LOADING...

Kirim Komentar Anda
Silakan masuk atau daftar untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.