twitter  
Profil  

Selasa, 09 Mei 2023 | 12:29 wib
7 Arti di Setiap Warna Darah Haid
 

Pada umumnya darah haid berwarna merah. Akan tetapi jika selalu diamati, warna darah haid dari hari ke hari bisa saja berbeda. Ternyata darah haid berubah-ubah itu memiliki tanda tersendiri dan juga memengaruhi indikasi kesehatan seorang wanita. Apa saja sih arti dari di setiap warna darah haid tersebut? Berikut penjelasannya.

1.       Warna merah tua
Darah berwarna merah merupakan tanda darah yang terpendam cukup lama di uterus sehingga teroksidasi. Tidak ada sesuatu yang buruk mengenai pertanda ini. Darah ini biasanya muncul saat  awal haid sekaligus tanda untuk siklus haid yang akan lekas berakhir.  Hal ini disebabkan oleh volume darah haid yang dikeluarkan sedikit.

2.      Warna merah terang
Saat memasuki waktu normal haid, darah berwarna merah terang akan keluar. Setelah fase warna merah terang keluar,  ia akan berubah menjadi  warna merah tua yang  menandakan masa haid akan berakhir.  Arti dari tanda darah haid berwarna merah terang yaitu sedang mengalami infeksi seperti klamidia atau gonore. Namun adanya ada indikasi lain yang dapat mendukung atau memastikan bahwa seseorang mengalami infeksi, jadi tidak hanya melalui warna darah saja. Infeksi itu dapat mengakibatkan pendarahan maupun flek di tengah siklus haid.

3.      Warna merah muda
Ciri dari keluarnya darah berwarna merah muda disebabkan oleh siklus haid yang pendek, sehingga darah yang dikeluarkan sedikit. Penyebab lain dari darah menjadi merah muda yaitu juga disebabkan oleh rendahnya hormon esterogen serta perubahan fisik dan psikis.

4.       Warna oranye
Darah haid ternyata juga ada yang mengeluarkan darah berwana oranye. Warna ini menandakan bahwa kemungkinan adanya infeksi menular seksual di mulut rahim atau vagina. 

5.      Cokelat tua
Hampir sama dengan warna merah tua, tanda darah haid berwarna cokelat tua juga menandakan bahwa siklus haid akan segera berakhir.

6.      Hitam
Darah haid berwarna hitam disebabkan oleh oksidasi yang terjadi saat darah masih tersimpan di dalam rahim. Selama oksidasi terjadi perubahan warna dari merah, merah tua, coklat hingga menjadi hitam.  Jika mengalami haid dengan darah berwarna hitam diikuti dengan kesulitan buang air kecil, gatal, demam, bengkak di sekitar vagina, hingga bau busuk, maka kondisi ini perlu dicurigai. Khawatirnya kemungkinan terdapat sumbatan pada saluran reproduksi wanita.

7.      Abu-Abu
Warna abu-abu pada darah haid merupakan tanda yang harus diwaspadai. Sebab, adanya infeksi seperti vaginosis bacterial (infeksi yang dipicu oleh banyaknya bakteri alami di dalam vagina). Apalagi jika keluar darah menstruasi berwarna abu-abu dan disertai gejala lain seperti gatal, demam atau bau amis pada vagina.

(Source: morulaivf.co.id)