twitter  
Profil  

Rabu, 22 Maret 2023 | 14:58 wib
Dukung Pencegahan Stunting dengan Gesit Ceria
 

Stunting merupakan suatu kondisi yang dikenali dari tingginya angka kekurangan gizi pada masa anak-anak yang menyebabkan mereka mengalami penurunan pertumbuhan fisik dan kecerdasan serta rentan terkena penyakit kronik saat dewasa. Di Indonesia, angka stunting tahun 2022 turun menjadi 21,6% dari prosentase 24,4% pada tahun 2021.

“Untuk Jawa Timur sendiri khususnya Kota Surabaya telah mampu menekan angka stunting hingga 19,2% (Jatim). Sedangkan, Surabaya menjadi peringkat terakhir dengan presentase sebesar 4,8%. Namun, kita tetap perlu menjaga agar angkanya tidak naik dan bisa terus turun,” kata Rini Indriyani Eri Cahyadi selaku Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Surabaya yang membuka acara Gesit Ceria, aksi sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR) Bumi Surabaya City Resort bekerjasama dengan Kecamatan Genteng dan (Komandan Rayon Militer) Danramil Surabaya pada Senin (20/3). Dukungan ini diberikan melalui aksi pelatihan berenang pada anak usia satu hingga empat tahun (melibatkan 22 balita dan 22 orang tua dari Kecamatan Genteng) dan pembuatan makanan pendamping kepada para orang tua sekaligus tindak lanjut arahan Kementrian Kesehatan (Kemenkes) tentang Program Penurunan Angka Preferensi Stunting pada tahun 2023. 

 

Olahraga air ini sangat bermanfaat bagi pertumbuhan dan perkembangan balita. Berdasarkan studi pada American Academy of Pediatrics (AAP), disimpulkan bahwa kegiatan air dapat membantu stimulasi tumbuh kembang anak. Mengembangkan kemampuan kognitif seperti kemampuan akademik, membaca ataupun bahasa di masa perkembangan anak berikutnya. Selain itu dapat meningkatkan kekuatan dan keseimbangan, meningkatkan kemandirian, memperbaiki pola tidur, serta meningkatkan nafsu makan. Hal ini lalu dihubungkan dengan perkembangan kemampuan untuk merangkak, berjalan, dan berenang di kemudian hari.

 

“Angka stunting untuk wilayah Kota Surabaya memang yang paling rendah di Jawa Timur, namun kita tetap harus melakukan upaca untuk terus membuat angkanya semakin turun, mengingat hingga tahun ini masih diperlukan rata-rata penurunan 3,8% per tahun untuk mencapai target 14% di tahun 2024. Jadi sudah menjadi salah satu tanggung jawab bersama untuk menjaga dan memastikan kesehatan serta tumbuh kembang buahati kita karena nantinya masa depan kita juga ada di tanggan mereka”, kata Elant Siswi Anggrainy, Director of Human Ressources Hotel Bumi Surabaya.

(Yosan)