twitter  
Profil  

Senin, 17 April 2023 | 13:11 wib
Sampah Tak Hanya Barang Buangan, Karena Sampah Pun Bisa Jadi Cuan
 

Ibu, jangan buang sampah kemasan plastik lagi ya karena ternyata bisa mendatangkan cuan. Caranya, sampah plastik rumah tangga bisa ditukar ke waste station yang berlokasi di Pasar Sememi. 

PT Ajinomoto Indonesia bersama Rekosistem membagikan informasi bagaimana sampah bukan hanya sebagai limbah atau barang buangan saja, tapi juga dapat dirubah menjadi barang yang mendatangkan “cuan” di kegiatan “Ngabuburit Ramah Lingkungan Bersama Ajinomoto,” Kamis (13/4/2022). Rekosistem juga memberikan informasi bagaimana cara mengelola sampah rumah tangga melalui pengelolaan kompos yang mudah dipraktekan dalam keseharian.

Joshua Valentino, COO dan Co-Founder Rekosistem menjelaskan jika persoalan sampah kemasan masih menjadi masalah pelik di Indonesia dan bahkan semakin bertambah, Rekosistem hadir untuk menerapkan ekosistem berkelanjutan melalui jasa pengelolaan sampah dengan berfokus pada pengumpulan, pemilahan, dan daur ulang sampah.

"Salah satu cara yang dilakukan oleh Rekosistem adalah dengan menyediakan akses daur ulang sampah dengan membangun waste station sehingga masyarakat dapat mendaur ulang sampah anorganik rumah tangganya dengan mudah. Masyarakat bisa melakukan penyetoran melalui aplikasi, dengan terlebih dahulu memilah, membersihkan, dan mengemas sampah daur ulangnya. Dengan melakukan penyetoran ini, masyarakat dapat dengan mudah ubah sampah jadi cuan," jelasnya. 

Joshua juga menegaskan selain sampah anorganik, dalam skala rumah tangga menghasilkan sampah organik. Oleh karena itu pada kesempatan kali ini, pihaknya juga ingin sharing praktik mengkompos sampah (organik) rumah tangga. “Pastinya hal ini akan sangat bermanfaat bagi teman-teman semua,” paparnya.

Sementara itu, Yudho Koesbandryo, Direktur PT Ajinomoto Indonesia mengatakan, mereka terus berupaya memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan kualitas hidup sehat masyarakat Indonesia sekaligus melangkah ke arah bisnis berkelanjutan yang ramah lingkungan. Pihaknya berharap, langkah yang ditempuh ini dapat menginspirasi dan memicu berbagai pihak untuk turut serta dalam pemeliharaan lingkungan sekitar. 

 

“Langkah ini kami tempuh semata bukan hanya untuk kepentingan saat ini, tetapi juga demi kebahagiaan keluarga Indonesia di masa depan dan Indonesia yang lebih hijau,” harap Yudo. 

(Manda)