twitter  
Profil  

Sabtu, 07 Oktober 2023 | 17:48 wib
Cupcake Batik dan Trunk Show Batik Motif Kuno Mojopahit Semarakkan Momentum Hari Batik ala Luminor Hotel Surabaya
 

Perayaan Hari Batik menjadi agenda rutin setiap tahun yang diadakan oleh Luminor Hotel Jemursari Surabaya. Pada hari Jumat, 06 Oktober 2023, Luminor Hotel Jemursari berkesempatan untuk berkolaborasi bersama Embran Nawawi seorang Fashion Designer yang sangat aktif dan berkecimpung di dunia Batik. Proses panjang Embran Nawawi dalam mengenal Batik Jawa Timur menjadikan dia sebagai sahabat perajin dari 38 daerah di Jawa Timur. Embran Nawawi mencari potensi baru dalam perkembangan batik dan dipertemukanya dengan Maestro Batik Muda dari Probolinggo yang berani mengangkat Batik kuno Majapahit. Nico Sawiji pemuda Probolinggo yang mengkonsentrasikan masterpieces nya pada motif batik Mojopahit yang ditemukan pada perca kain batik di sebuah museum di Belanda. Kini Nico Sawiji memberikan warna baru pada Batik Jawa Timur dengan nama Poerwa Batik. 

 

Nico bercerita bahwa pemerintah kota Probolinggo sempat berkunjung ke museum Belanda dan menemukan 151 kain batik perca pada masa kerajaan Majapahit. Akan tetapi sayangnya, pemerintah tidak dapat berhasil membawa kain batik tersebut ke Probolinggo. Akhirnya, Pemerintah Kota Probolinggo hanya dapat membawa batik tersebut dengan bentuk file foto saja. Ketika pemerintah telah mengabarkan tentang batik tersebut kepada pembatik di Probolinggo, mereka diberi kesempatan oleh pemerintah untuk mereproduksi dan memperkenalkan tentang batik peninggalan sejarah pada masa Majapahit itu. Sudah terjun menjadi pembatik sejak tahun 2012, Nico merasa memiliki panggilan jiwa dan tertarik untuk mengangkat batik masa kerajaan Majapahit tersebut.

Merasa mendapatkan panggilan jiwa tersebut, Nico ingin menggali lebih dalam untuk mencari petunjuk yang bersejarah itu dengan menuju ke candi-candi di daerah Probolinggo serta berdiskusi dengan budayawan-budayawan daerah sekitar.  Ketika Nico menelusuri lebih dalam, ternyata kisahnya berkaitan dengan cerita legenda moksa gajah mada yang terdapat di air terjun Madakaripura di wilayah gunung suku tengger. Selain itu, terdapat kisah yang berkaitan dengan pertempuran Damarwulan dan Minak Jinggo. Pada kisah pertempuran tersebut terdapat Candi Jabung dan konon penjaga candi tersebut merupakan petilasan dari Dayu Rengganis dan candi tersebut merupakan pintu gerbang sisi timur Kerajaan Majapahit yang biasanya disebut Brang Wetan. Begitulah awal Nico menelusuri tentang batik kuno tersebut. Sejumlah Batik Motif Kuno. Mojopahit dan Batik Probolinggo itu sudah tertata dengan cantik di area lobby Luminor Jemursari Surabaya sejak tanggal 02 Oktober 2023 lalu.

Selain itu, Luminor Jemursari juga menggandeng Fashion Designer muda yang juga seorang salah satu Asisten Dosen yakni Tri Mutmainah. Menyemarakkan kolaborasi tersebut perayaan Hari Batik di Luminor Jemursari dikemas secara meriah dan menarik. Ada penampilan trunk show yang dibawakan oleh para model mengenakan busana Batik Sumenep hasil karya Embran Nawawi dan busana Batik Bangkalan hasil karya Tri Mutmainah. Sejumlah para model berjalan dengan anggun menggunakan pakaian batik berkeliling di area Rock ‘n Sugar Coffee & Bistro dan disaksikan oleh seluruh pengunjung restoran. 

 

 

Batik yang ia tunjukkan adalah batik gentongan yang berasal dari Tanjung Bumi, Bangkalan, Madura. Keunikannya diberi nama gentong asalnya dari teknik proses pembuatan batik yang direndam menggunakan gentong. Makna dari motif tersebut adalah pengasih yang diambil dari kata “pangestoh” pada Bahasa Madura. Dibalik arti pengasih tersebut dilatarbelakangi oleh cerita para istri nelayan yang kesehariannya di rumah yaitu membatik. Sehingga motif batik gentongan ini adalah tanda bentuk cinta istri nelayan kepada sang suami. Proses pembuatan batik rancangannya itu membutuhkan waktu dua minggu saja. Koleksi ini adalah rancangan batik pertama Tri mutmainah. Pemilihan warna pada batik kolesinya terinspirasi dari warna kopi. Ia menggunakan bahan alami dari alam seperti dari pohon pisang dan getah daun jati. 

 

 

Selain itu, dari sisi Luminor Jemursari Surabaya yang dapat disuguhkan yakni dengan membuat Cupcake dengan dekorasi cantik bermotif batik. Chef Pastry Luminor Jemursari mendemokan bagaimana cara membuat cupcake dan bagaimana cara menghias kue-kue tersebut sehingga dapat disajikan kepada seluruh tamu restoran. 

 

“Kami ingin mengajak para pengunjung dan tamu Luminor Hotel Jemursari Surabaya untuk dapat melihat hasil karya para pengrajin, pembatik, dan fashion designer milenial agar karya nya dapat terus di kenal khususnya di kalangan anak muda. Selain itu, Luminor Jemursari Surabaya juga turut berupaya melestarikan budaya Batik melalui beragam dekorasi di area resto dan makanan cantik seperti Cupcake dengan nuansa dekorasi Batik. “- ujar Ibu Intan Alice, General Manager Luminor Hotel Jemursari Surabaya. 

 

(Putri)