twitter  
Profil  

Selasa, 03 September 2024 | 10:22 wib
Fuzz Community, Bukan Wadah Perempuan Pebisnis Biasa
 

Tak hanya sekedar komunitas pelaku bisnis UMKM biasa, Fuzz Creative Agency & Community yang muncul sejak pandemi Covid-19 (2021) melalui perjumpaan-perjumpaan di ranah daring berupa webinar, saat ini sedang bertumbuh dan berkembang dengan banyak event untuk menularkan inspirasi, literasi sekaligus praksisnya. 

Komunitas ini semakin memperluas networkingnya tidak hanya sharing tentang bisnis, tetapi juga menyasar ke parenting, daily life, dan lifestyle. Maka tak heran, kini Fuzz Community telah dibersamai sebanyak 500 anggota lebih.

 

Hal ini dikatakan oleh Yessie Natassia, selaku CEO Fuzz, seusai event Fuzz Talkshow & Class, di IdeaHub, lantai 20 Voza Tower Surabaya, Sabtu (31/8/2024) sore.

Ketika dijumpai, Echie panggilan akrab Yessie Natassia melanjutkan ceritanya, mulai 2023 perjumpaan-perjumpaan offline sudah mulai dijajaki, jejaring dan anggotanya pun mulai bertambah.

"Bukan hanya 80 persen perempuan pebisnis. 20 persennya itu mix dari berbagai macam profesi, misalnya ibu rumah tangga, content creator, mahasiswi, dan lain-lain," tuturnya.

"Kalau tentang apa yang bisa kita lakuin, event-nya sih mostly kita belajar bisnis ya. Tapi kita juga punya plan bahwa Fuzz tuh pengen empower perempuan dari sisi lain. Misalnya business competition. Business competition kita mulai minggu depan, pendaftaran sampai akhir September. Kita menggandeng salah satu provider (XL). Jadi ada proses inkubasi, seleksi, finalisasi sampai November depan," lanjut Echie. 

Ditambahkan Chief of Marketing Fuzz, Diva Velda Hanifa, ternyata anggotanya tidak hanya membutuhkan kelas-kelas bisnis saja. Pihaknya banyak berkomunikasi dengan para jejaringnya, bahwa pengembangan SDM juga sangat diperlukan.

 
Diva & Echie

"Nah, karena Fuzz juga berbentuk creative agency, maka dalam setahun ini kegiatan-kegiatan berbentuk kelas-kelas pengembangan diri (self development) baru kita jalankan",  cerita Diva yang jebolan kampus Binus Malang ini.

Ketika ditanya terkait kegiatan talkshow kali ini, Diva menjelaskan, ada yang beda dengan acara-acara yang pernah digelar sebelumnya.

"Selain talkshow, untuk sekarang ini Fuzz sudah mulai berani ngadain Mini Bazzaar. Sebelumnya udah pernah tapi lebih ke showcase sih, jadi ngga bisa jualan. Jadi hari ini teman-teman brand bisa jualan dan ngerasain atmosfernya Fuzz itu kayak gimana, nilai transaksinya, termasuk meningkatkan awareness kepada 100 peserta yang hadir," kata dia.

 

"Terus yang kedua, hari ini adalah yang pertama kali kita datengin langsung speaker nasional secara offline, untuk sharing bagaimana resepnya punya bisnis yang sustainable", lanjut Diva.

Di event edisi ini, Fuzz Talkshow & Class menghadirkan tiga narasumber yang berbagi kiat bisnis, antara lain Siti Solikah, Founder Panda Lovely, Maharani Kusuma Dewi, CEO Surabaya Kue, serta Vella Siahaya, CXO Toko Kopi Tuku.

 

(Roni)