twitter  
Profil  

Senin, 10 Februari 2025 | 16:32 wib
Bikin Tagihan Bulanan Berkurang, Ini Cara Hemat Listrik Paling Mudah
 

Siapa menyangka jika tindakan sederhana ini bisa menghemat listrik di rumah? Tidak sulit dilakukan, bisa diterapkan sebagai kebiasaan baru.

1. Matikan alat elektronik saat tidak digunakan

Mematikan semua alat elektronik yang tidak digunakan di rumah merupakan cara yang sangat ampuh untuk menghemat listrik dan mengurangi tagihan secara signifikan. Jangan lupa, cabut steker pengisi daya baterai jika selesai, kabel yang masih terhubung dengan stop kontak saat tidak terpakai tetap akan mengalirkan arus listrik. Jadi, jika ingin menghemat listrik, hindari kebiasaan ini.

2. Gunakan perangkat low watt

Peralatan elektronik saat ini yang sudah memiliki fitur khusus untuk menghemat penggunaan listrik, seperti pada AC, kulkas, mesin cuci, dan lainnya.
Biasanya akan ada keterangan yang dapat memudahkan Ibu mencari alat elektronik mana yang memiliki watt kecil atau low watt.

3. Gunakan lampu LED

Pemakaian lampu LED dapat menghemat listrik hingga 90 persen. Lampu LED dapat mengeluarkan cahaya yang lebih terang, dan tahan lama daripada lampu biasa. Hal ini dapat menjadi salah satu cara menghemat listrik yang efektif. 

4. Gunakan lampu seperlunya

Salah satu kebiasaan buruk yang dapat meningkatkan tagihan listrik adalah menyalakan lampu di siang hari atau saat tidak berada di rumah. 
Di siang hari, akan lebih baik jika mematikan lampu-lampu di rumah dan memanfaatkan sinar atau cahaya matahari yang masuk. Demikian juga jika sudah selesai aktivitas di malam hari, jangan lupa untuk mematikan semua peralatan elektronik dan juga lampu di rumah. Selain dapat menghemat listrik, Ibu juga dapat mendapatkan istirahat yang lebih maksimal.

5. Pilihlah setrika dengan pengatur panas otomatis

Saat menyetrika, tentunya akan menghabiskan waktu yang cukup lama. Setrika yang tidak memiliki pengatur panas otomatis akan terus mengalirkan listrik. Hal ini yang menjadi alasan mengapa Ibu perlu memilih setrika yang memiliki pengatur panas otomatis agar dapat membantu Ibu lebih menghemat listrik. 

6. Gunakan air panas saat memasak nasi

Memasak nasi menggunakan rice cooker hemat daya memang dapat mengurangi konsumsi listrik. Tetapi, tahukah Ibu kalau ada cara lain yang dapat membuat andalebih menghemat listrik ? Ibu dapat mulai memasak nasi menggunakan air panas. Selain dapat menghemat listrik, ternyata memasak nasi dengan air panas dapat membuat prosesnya menjadi lebih cepat.

7. Kurangi penggunaan microwave

Memanaskan makanan dengan microwave memang lebih simpel dan praktis. Tetapi, dalam sekali penggunaannya saja, microwave dapat menghabiskan daya sebesar 850 hingga 2000 watt. Jadi, akan lebih baik jika Ibu memanaskan makanan dengan cara mengukusnya.

8. Meminimalisir penggunaan dispenser

Pemanas dan pendingin air pada dispenser ini ternyata dapat mengonsumsi daya listrik dalam jumlah yang lebih banyak. Jadi, untuk menghemat listrik, akan lebih baik jika Ibu memasak air panas sendiri di kompor dan jika memerlukan air dingin, Ibu dapat mendinginkannya di kulkas.

9. Tidak memasukkan makanan panas ke dalam kulkas

Memasukkan makanan atau minuman panas ke dalam kulkas, ternyata itu dapat membuat Ibu gagal menghemat listrik! Makanan atau minuman panas dapat berdampak pada suhu kulkas yang membuatnya lebih berat bekerja dan mengonsumsi lebih banyak daya listrik. Jadi, hindari memasukkan makanan atau minuman panas ke dalam kulkas.

(Dari berbagai sumber)