twitter  
Profil  

Rabu, 09 Juli 2025 | 14:13 wib
Dukung Swasembada Pangan Pemerintah, IPIP dan PPJI Ajak 100 Petani Bangkit
 
 

Ikatan Perempuan Indonesia Peduli (IPIP) dan Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesia (PPJI) Jatim mengapresiasi para petani di kabupaten Sidoarjo dengan membagikan sembako dan mengajak mereka nonton bareng film berjudul Seribu Bayang Purnama. Acara yang di ikuti 100 petani dibuka dengan sesi obrolan santai bersama Asrilia Kurniati, Ketua IPIP sekaligus yang menjabat sebagai Ketua PPJI Surabaya.

Menurut Asrilia, profesi petani kini harus dijalankan dengan lebih modern berbasis teknologi. PPJI ingin mendorong lahirnya generasi petani yang produktif dan memiliki keberlanjutan pangan.

 
 

“Petani muda harus bangga dan menjadi petani modern, melek digital, jualan beras sekarang bisa jualan beras lewat digital, tidak petani biasa, harus modern dan bahwa swasembada pangan harus maju tidak kalah dengan luar,” katanya sebelum Nobar Film Seribu Bayang Purnama, Selasa (8/7/2025).

Dalam obrolan santai bersama 100 petani, Asrilia menyampaikan apresiasi kepada para petani dan tengah menyiapkan program pelatihan bagi anak muda yang tertarik menekuni pertanian modern. Pelatihan ini dirancang untuk mengenalkan teknologi pertanian, manajemen hasil panen, hingga cara mengakses pasar melalui digital platform. "Kita selanjutnya adakan pelatihan-pelatihan seperti pembimbingan bagaimana kita melek digital. Dan itu akan dilakukan oleh PPJI Jatim dan PPJI Surabaya juga," jelas Asrilia.

 
 

Ia juga menyampaikan bahwa PPJI tidak hanya fokus pada penyediaan makanan bergizi tetapi juga memperpendek rantai pasok pangan melalui kerjasama dengan kelompok tani. "Kita memang pelaku catering, kita tidak ngambil di luar, tapi kita benar-benar dari petani, langsung ke petani. Jadi dari segi hargapun kita dapat lebih murah dan kita dapat kualitas. Dengan begitu harga lebih murah, petani juga dapat manfaatnya langsung,” jelasnya.

 

Setelah obrolan santai dan pemberian sembako usai, acara dilanjutkan dengan nonton bareng di XXI Transmart Sidoarjo. Film tersebut menghadirkan kisah nyata perjuangan seorang anak petani di tengah tantangan jaman. "Film ini memberikan gambaran tentang harapan, dan masa depan bangsa khususnya dalam sektor pertanian, harapannya bisa memberi semangat motivasi kepada keluarga petani yang telah berkontribusi pada ketahanan pangan nasional," tutup Asrilia.

(Yosan)