twitter  
Profil  

Selasa, 17 Februari 2026 | 11:04 wib
Kepala Kambing Jadi Menu Unik Berbuka Puasa
 

Berbagai macam sajian khas Timur Tengah selalu diminati di bulan suci Ramadan, namun jika anda bersama keluarga mencari sesuatu yang berbeda dan unik, maka sajian yang satu ini wajib dicoba. Adalah Goat Head Roasted, sajian kepala kambing utuh ditawarkan oleh Al Hamra Resto Surabaya. Resto khas menu Timur Tengah di bulan suci Ramadan ini resmi berpindah lokasi di Jl Ambengan no.22 Surabaya dan siap menyajikan berbagai macam olahan khas Timur Tengah dengan bahan berkualitas.

Dheenaz Malvinas selaku pengelola resto menjelaskan komitmen pada kualitas dan keaslian rasa jadi kunci restorannya selalu banyak pelanggan dan menjadi ciri khas pembeda dengan resto khas timur tengah lainnya.

“Kami menggunakan kambing fresh langsung dari peternakan. Proses pemotongan kami lakukan sendiri dan sudah bersertifikat halal. Kami juga punya standar dalam pemilihan kambing, mulai dari jenis dan umur, sehingga tidak bau prengus,” kata Dheenaz.

Kualitas beras kata Dheenaz, juga menggunakan beras basmati impor dari India dan Pakistan. Menurutnya jenis beras ini pun juga sekarang banyak diminati karena rendah kalori, sehingga beras ini digunakan untuk olahan nasi mandi dan nasi kebuli. 

 
 

“Sekarang banyak orang tahu kalau beras basmati itu rendah kalori, jadi lebih sehat. Cara masaknya disini masih tradisional. Kami menggunakan safron dan prosesnya diasap atau smoky, sehingga aromanya lebih khas dan autentik," kata Dheenaz.

Selain menu nasi mandi dan kebuli yang paling best seller, Kuncoro selaku Executive Chef Al Hamra Surabaya menambahkan ada sajian Goat Head Roasted atau kepala kambing panggang utuh dengan perpaduan cita rasa rempah khas Arab dengan sentuhan nusantara.

Kuncoro menjelaskan bahwa kunci utama kelezatan olahan kambing ada pada kualitas bahan baku dan proses pengolahan yang tepat. Menurutnya proses memasak kepala kambing dilakukan dengan dua kali perebusan menggunakan rempah-rempah pilihan.

 
 

“Untuk kambing memang pengelolaannya berbeda. Kambing harus benar-benar fresh. Jadi setelah dipotong harus segera diolah. Rebusan pertama untuk menghilangkan kotoran dan darah. Setelah itu, perebusan kedua baru dicampur bumbu. Setelah matang, kepala kambing dibumbui rempah khas Arab lalu dipanggang. Total prosesnya kurang lebih dua jam mulai dari perebusan,” kata Kuncoro.

(Yosan)