twitter  
Profil  

Senin, 29 Juni 2026 | 11:28 wib
Masuk Usia 30 Tahun Perempuan Rentan Diabetes, Kenali Cara Cegahnya!
 
 

Perempuan diusia 30 tahun keatas waspadai resiko penyakit diabetes, terutama diakibatkan pola gaya hidup yang berbuah. Dijelaskan oleh dr Miftahul Hikmah, Sp.PK, dokter spesialis patologi klinik RSIA Kendangsari Surabaya dalam acara Healthy Gathering yang diselenggarakan oleh Law Firm of Irwina Syahrir and Partners (IS&P) bersama RSIA Kendangsari Surabaya pada Jum'at, 26 Juni 2026 di kantor IS&P Spazio Surabaya.

 

Dokter Miftahul menjelaskan perempuan berusia 30 tahun banyak mengalami perubahan pada pola gaya hidup sehari-hari, belum lagi faktor stres yang juga berpangruh pada munculnya diabetes. “Usia 30 keatas itu masa produktif, misal dia sudah bekerja, bisa jadi usia sebelumnya aktif banget, terus sekarang pekerjaannya jadi banyak duduk. Jadi kan aktivitas turun. Kemudian bisa jadi usia di atas 30 tahun, baru berkeluarga, dan muncul stres. Stres juga bisa meningkatkan hormon kortisol, bisa diabetes, resiko diabetes bisa muncul,” kata dokter Miftahul.

Dokter Miftahul menekankan pentingnya menjalankan perilaku gaya hidup sehat. Terutama perempuan yang memasuki usia 30 tahun, menghabiskan waktu dengan banyak duduk di meja kerja, atau sering muncul stres saat berumah tangga. 

 
dr Miftahul Hikmah, Sp.PK

“Usia-usia segitu, jangan lupa gaya hidup itu kelola dengan baik. Misalnya jalan kaki 30 menit per hari. Tadi saya sebutkan 150 menit per minggu. Berarti kan 5-7 kali per minggu. Kemudian kalau stres, kelola dengan baik. Tidurnya jangan begadang. Dari makanan, pilih makanan secukupnya. Boleh kok makanan manis, karbo tinggi. Boleh sekali-kali, boleh. Tapi kontrol jangan terus-terusan,” pungkas dr. Miftahul.

Acara yang berlangsung cukup hangat dan intimate ini, diikuti kolega dan teman terdekat Irwina Syahrir dari Law Firm of IS&P. Diakui Irwina acara ini baru diselenggarakan untuk pertama kalinya, kedepan pun acara diskusi seperti ini akan lebih sering dilakukan sebagai pemberdayaan perempuan.

“Nah kalau audiensnya hari ini, karena waktunya sangat singkat, jadi kami mengundang tetangga-tetangga unit di Spazio ini, juga sahabat-sahabat dekat. Sama dari komunitas Perlima, para penulis perempuan. Jadi memang diarahkan tadi ke arahnya banyak perempuannya gitu ya, perempuan - perempuannya berdaya lah,” kata Irwina.

 
 
Irwina Syahrir

Irwina berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti disini saja, kedepan topik diskusi seputar hukum dan kesehatan menarik untuk dibahas apalagi soal Permenkes yang baru.

“Akan rutin dilakukan ya, karena kantor saya juga baru tahun ini akan ulang tahun yang pertama, jadi harapan saya sih kerjasama ini gak ada batasan lagi. Seperti yang hadir ini tadi, ada perusahaan dari batu bara, ada konsultan yang lain, nah itu bisa saja terus kita makin solid itu harapan saya. Jadi gak terbatas acara hari ini aja. Dari sisi ini ya, termasuk antara hukum sama kesehatan,” pungkas Irwina.

(Yosan)