Industri Hiburan & Teknologi Visual 2026 Tawarkan Operasional yang Efisien
|
Mitra Visual Group (MVG) menghadirkan pengalaman teknologi visual dan pencahayaan interaktif melalui konsep "Eye of The Future" dalam Surabaya Music Expo (SMEX) 2026 di Grand City Convex Surabaya, yang telah berlangsung 25-28 Juni lalu.
Yafet Victor selaku CEO Mitra Visual Group mengatakan keikutsertaan MVG pada tahun ini diarahkan untuk memperlihatkan perkembangan teknologi visual, sistem pencahayaan, LED display, hingga integrasi kontrol panggung dalam satu ekosistem hiburan modern.
"Pengunjung tidak hanya melihat perangkat yang ditampilkan, tetapi juga dapat menyaksikan langsung bagaimana seluruh sistem bekerja dalam sebuah pertunjukan panggung yang terintegrasi," kata Yafet.
Yafet menambahkan industri hiburan dan teknologi visual di Indonesia terus mengalami transformasi pesat memasuki pertengahan 2026. Tren industri kini tidak lagi hanya bertumpu pada ketajaman layar, tetapi bergeser ke efisiensi operasional, integrasi sistem, dan pengalaman (experience) yang ditawarkan kepada konsumen.
“Pasar teknologi visual, khususnya LED, kini menuntut sistem yang terintegrasi secara menyeluruh sehingga jauh lebih praktis dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Jika dibandingkan tahun lalu sebuah gelaran acara besar membutuhkan banyak perangkat terpisah dan kru yang masif, kini peta teknologi telah berubah,” kata Yafet.
|
Menurut Yafet, meski secara fisik struktur LED dan sistem pencahayaan (lighting) terlihat tidak banyak berubah, lonjakan efisiensi justru terjadi pada sisi integrasi sistem.
“Bedanya apa? Sekarang di dalam satu event, di dalam satu acara hiburan, semua akan terintegrasi dalam satu PC saja, dalam satu area saja. Tidak perlu banyak orang, sudah tersistem semua,” ungkap Yafet.
Disisi lain, Denny Omen sebagai Founder Mitra Visual Group Denny Omen mengatakan berbeda dengan tahun sebelumnya yang berfokus pada pameran produk. MVG pada SMEX 2026 mengedepankan pendekatan berbasis pengalaman agar pengunjung dapat menyaksikan secara langsung penerapan teknologi dalam sebuah pertunjukan panggung yang utuh.
"Selama pameran berlangsung, MVG menghadirkan pertunjukan yang memadukan lighting performance, visual mapping, LED show, serta integrasi sistem kontrol dalam satu produksi untuk memberikan gambaran penerapan teknologi pada penyelenggaraan acara profesional berskala besar," kata Omen.
MVG, kata dia, juga menggandeng sejumlah merek pendukung ekosistem visual dan pencahayaan, antara lain Qiangli, MeanReal, MOKA SFX, Alumino, Magnustek, Fabulux, Lampro, NovaStar, Huidu, Hoist, dan Asia Visiotron, yang ditampilkan secara terintegrasi di Booth 37, 57, dan 58.
Partisipasi MVG dalam SMEX 2026 menjadi momentum untuk menunjukkan arah baru industri hiburan berbasis teknologi yang lebih hidup, dinamis, dan interaktif. Mempertegas transformasi MVG dari sekadar penyedia teknologi menjadi perusahaan yang menawarkan pengalaman industri hiburan secara menyeluruh.
"Kami hadirkan melalui perpaduan visual, pencahayaan, dan pertunjukan dalam satu panggung," pungkas Omen.
Untuk mengenal lebih dekat Mitra Visual Group, Ibu bisa akses sosial media mereka di Instagram @mitravisualgroup.
(Yosan)


