twitter  
Profil  

Jumat, 04 September 2026 | 14:11 wib
Lomba Paduan Suara Dukung Extrakulikuler Sekolah & Kreativitas Anak
 

Semangat kreativitas dan keberanian generasi muda kembali hadir melalui rangkaian Jawa Pos Edu Fun West yang mengusung tema “Pirates” pada September 2026. Salah satu program yang menjadi highlight tahun ini adalah AYUMIE SUPERVOICE 2026 yaitu kompetisi ekstrakurikuler paduan suara.

Cipto Suwarno Kurniawan yang akrab disapa Wawan selaku Owner Omieku Food, produsen Ayumie mengatakan, Ayumie SUPERVOICE adalah kompetisi ekstrakurikuler paduan suara bagi pelajar yang untuk pertama kalinya hadir dengan dukungan perusahaannya.

“Kalau dulu kan SUPERDANCE, lomba dance, sekarang ini Ayumie SUPERVOICE adalah lomba choir. Jadi kami berharap bisa lebih ramai dan menjangkau lebih banyak anak-anak lagi. Karena choir ini bukan hanya SMP ke bawah, tapi sampai SMA pun boleh join. Dan atas nama sekolah, membawa nama sekolah,” kata Wawan.

Ada alasan mengangkat paduan suara sebagai kompetisi, karena menurut Wawan, AYUMIE SUPERVOICE 2026 dirancang untuk memberikan ruang bagi para pelajar dalam mengekspresikan bakat, kreativitas, serta kemampuan mereka untuk membangun kekompakan dalam sebuah tim.

“Kehadiran AYUMIE SUPERVOICE 2026 menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap aktivitas positif pelajar, khususnya dalam mengembangkan bakat dan kemampuan melalui kegiatan ekstrakurikuler. Paduan suara bukan hanya mengenai kemampuan vokal. Di dalamnya terdapat proses belajar untuk mendengarkan satu sama lain, menjaga tempo dan harmonisasi, bekerja sama, serta menyatukan berbagai karakter menjadi satu penampilan,” kata Wawan.

 

Antusiasme terhadap penyelenggaraan perdana ini terlihat dari 40 tim yang mendaftar dan berasal dari berbagai sekolah di Jawa Timur. Setiap tim dapat terdiri dari maksimal 22 anggota, menjadikan kemampuan membangun harmoni dan kekompakan sebagai bagian penting dalam perjalanan kompetisi. Dalam setiap penampilannya, peserta akan membawakan dua lagu, yaitu satu jingle Ayumie dan satu lagu pilihan bebas. Format ini memberikan tantangan sekaligus ruang kreativitas bagi setiap tim.

“Jingle Ayumie menjadi bagian yang harus dikuasai bersama, sementara lagu bebas memberikan kesempatan bagi peserta untuk menunjukkan karakter, kreativitas, dan identitas tim masing-masing,” kata Wawan. 

Sebagai penyelenggaraan pertama, AYUMIE SUPERVOICE 2026 menyiapkan hadiah total 10 juta rupiah. Menurut Wawan, juga membuka peluang untuk dikembangkan menjadi sebuah kompetisi paduan suara pelajar yang lebih besar dan berkelanjutan di masa mendatang.

“Bukan hanya tentang siapa yang memiliki suara paling merdu, tetapi tentang bagaimana puluhan suara dapat bersatu menjadi satu harmoni,” pungkas Wawan.

Sebanyak 25 tim terpilih berkompetisi dalam babak semifinal pada Kamis, 3 September 2026, yang nantinya melanjutkan ke grand final pada Sabtu, 5 September 2026.

(Yosan)