twitter  
Profil  

Rabu, 07 Oktober 2026 | 10:58 wib
Gambar dan Benda, Penghubung Sesuatu Yang Pernah Hadir dan Sesuatu Yang Masih Kita Ingat Dalam Pameran Where Traces Linger
 
 

Orasis Art Space bekerja sama dengan Kedutaan Peru di Indonesia dan Jakarta International Photo Festival (JIP Fest), mempersembahkan pameran Where Traces Linger, dikuratori oleh Yoppy Pieter yang akan berlangsung dari 06-18 Oktober 2026, di Orasis Art Space, Surabaya.

Melalui karya Gabriel Barreto Bentín, Martín Chambi, César Meza, Walter O. Runcie, Charles Kroehle, dan Sultan Putra, pameran ini mempertemukan fotografi, arsip, potret, dan instalasi karya material untuk melihat bagaimana tempat, masyarakat, dan sejarah terus hadir melalui apa yang direkam, ditinggalkan, dan diingat.

 

Perjalanan pameran dimulai melalui Memoria Peru : Photographs 1890–1950, yang melihat bagaimana fotografi turut membentuk cara Peru mengenali dirinya sebagai sebuah bangsa. Kamera merekam beragam sisi negeri ini, dari hutan Amazon, pegunungan, gletser tropis, dan gurun hingga peninggalan pra-Kolumbus dan kehidupan masyarakat Indigenous. Di tengah pertemuan berbagai kelompok masyarakat, migrasi, dan perubahan yang dibawa oleh modernisasi, fotografi menjadi cara untuk melihat sebuah negeri yang sedang mengalami perubahan sekaligus membangun identitasnya.

Perhatian kemudian bergerak dari lanskap menuju manusia melalui Andinos karya Gabriel Barreto Bentín. Masyarakat Andes hadir melalui wajah, pakaian, pekerjaan, dan keseharian mereka, membuka pandangan yang lebih dekat terhadap identitas dan kehidupan individu dengan identitas, pekerjaan, dan pengalaman yang beragam.

 
 

 

Sementara itu, terdapat suatu karya yang berjudul Meratap di Antara Tanah : Elegi atas Kehancuran karya Sultan Putra berhadapan dengan apa yang tersisa. Abu, patung, gambar, dan peti kayu membentuk ruang di antara reruntuhan dan arsip, menghadirkan benda-benda yang tersisa sebagai penanda dari sesuatu yang telah hilang.

 

Ketiga pendekatan ini memperlihatkan bahwa jejak tidak hanya berbicara tentang masa lalu. Ia dapat menjadi cara untuk mengenali tempat, manusia, sejarah, dan pengalaman yang membentuk kehidupan hari ini. Dalam Where Traces Linger, gambar dan benda menjadi penghubung antara sesuatu yang pernah hadir dan sesuatu yang masih kita ingat—menunjukkan bahwa masa lalu tidak sepenuhnya pergi, tetapi menetap dalam apa yang kita lihat, simpan, dan bawa bersama. Apa yang direkam, disimpan, dan ditinggalkan menjadi bagian dari ingatan yang terus dibawa ke masa kini.

Temukan kembali jejak-jejak tersebut di Orasis Art Space, 6–18 Oktober 2026.

(Press release)