twitter  
Profil  

Tanda Kita Kurang Minum
 

“Air berperan membantu makanan bergerak melalui saluran pencernaan, membantu penyerapan dan transportasi nutrisi ke dalam sel, sangat penting untuk kinerja fisik dan mental, juga membantu mengatur suhu tubuh.” (Pakar diet - Libby Mills). 

Tubuh yang kekurangan cairan bisa dikenali dari beberapa gejala yang muncul seperti : 

1. Haus
Haus adalah isyarat alami pertama tubuh bahwa Anda perlu minum air, dan ini merupakan tanda terjadi dehidrasi, kata Mills. Saat dehidrasi terjadi, elektrolit (mineral seperti natrium dan kalium) dalam aliran darah menjadi lebih terkonsentrasi, yang mengirimkan isyarat haus ke otak. Produksi air liur juga menurun, dan mulut kering terasa merayap masuk.

2. Jarang buang air kecil 
Saat elektrolit terkonsentrasi di aliran darah, otak memberi isyarat kepada kelenjar pituitari untuk melepaskan hormon anti-diuretik, yang memerintahkan ginjal untuk mengeluarkan lebih sedikit air dan tidak menghasilkan banyak urin, kata Mills. Jadi, seberapa sering harus buang air kecil? Berbeda-beda setiap orang. Tetapi jika terhidrasi dengan baik, orang biasanya buang air kecil setiap tiga jam, menurut Institut Nasional Diabetes dan Penyakit Pencernaan dan Ginjal (NIDDK).

3. Lelah dan lamban
Sudah cukup tidur tapi tetap merasa lemas, itu karena energi rendah akibat tubuh dehidrasi.  Kekurangan air yang mengakibatkan dehidrasi ringan ditemukan meningkatkan kebingungan dan kelelahan serta menurunkan kewaspadaan dalam studi silang kecil pada Januari 2013 di The British Journal of Nutrition. Air minum bisa langsung membantu peserta merasa lebih waspada.

4. Sering ngemil 
Air putih tidak bisa menggantikan makanan. "Namun, orang menemukan bahwa ketika mereka terhidrasi dengan baik, mereka dapat tetap kenyang lebih lama di antara waktu makan," kata Mills. Jika merasa ingin ngemil yang tidak biasa, minum segelas air terlebih dahulu tidak ada salahnya.

5. Sakit kepala 
Dehidrasi dapat memicu sakit kepala dan migrain, menurut National Headache Foundation. Jika ini teratur dan umumnya karena kurang minum, maka segera tambah asupan air putih. Menghidrasi tubuh mungkin tidak menghilangkan sakit kepala sepenuhnya, tetapi telah terbukti membantu mengurangi efek negatif migrain terhadap kualitas hidup orang, menurut sebuah studi Agustus 2012 di Family Practice.

INSPIRASHELAINNYA