Self Made Women Billionaire 2013
![]() |
Setelah merilis wanita-wanita sukses pewaris bisnis keluarga, Forbes juga merilis Self Made Women Billionaire 2013. Ini merupakan apresiasi Forbes pada wanita-wanita yang tak hanya sukses tapi juga diperhitungkan di industri-industri yang membesarkan namanya. Mereka memulainya dari titik nol. Siapa saja mereka?
Tory Burch, 47, desainer
Tory melakukan banyak pekerjaan sebelum akhirnya mendesain dan menciptakan brand fashion TRB by Tory Burch.
Setelah lulus perguruan tinggi, Burch memulai karier di bidang fashion dari posisi terbawah. Burch mulai menjadi pegawai desainer Yugoslavia Zoran, lalu mencoba menjadi bagian redaksi majalah fashion, bekerja untuk Vera Wang, sampai bisa menjadi copywriter untuk Polo Ralph Lauren.
Burch tahu apa yang dia mau dan dia mencari pengalaman di banyak pekerjaan. Tory Burch kini dikenal sebagai Queen of Ballet Flat Shoes. Forbes ''menghitung'' kekayaan Burch yang mencapai 1 miliar dolar atau sekitar Rp 9 triliun. Yang pasti ia tahu kalau tak ada kesuksesan yang bisa didapat melalui jalan pintas. Ada proses yang perlu dilalui untuk bisa mencapai puncak. Ikutilah passion dan bekerja lah dengan hati. Inilah kekuatan alami yang dimiliki Burch.
Sara Blakely, 42, pemilik Spanx
Nama Sara publik Amerika saat dia memasarkan produk khusus legging di home shopping TV channel. Dalam enam menit, Sara berhasil menjual 8000 pasang legging yang dia produksi. Ide membuat aneka legwear seperti tight, stocking, pantyhose, kaus kaki, dan legging berawal dari aturan kantornya yang mengharuskan Sara menggunakan pantyhose di cuaca Florida yang panas.
Akhirnya demi bisa tampil nyaman, Sara melakukan riset bahan yang nyaman untuk dipakai dan dia mematenkan temuannya. Sara kemudian mendatangi banyak perusahaan untuk menawarkan produknya. Meski pemain baru di bisnis tersebut, tapi Sara tak takut penolakan. Sara menerima semua kritikan, dan terus memperbaiki produk. Pada 2001, Sara memutuskan untuk memasarkan produknya lewat home shopping TV channel. Produknya pun terjual 8.000 pasang hanya dalam waktu enam menit. Forbes memperkirakan kekayaannya mencapai 1 miliar dolar atau sekitar Rp 9 triliun.
Menurut ulasan Forbes, satu diantara faktor penentu kesuksesan Sara adalah keingintahuannya yang tak pernah berhenti. Sampai saat ini, Sara tak pernah berhenti berinovasi. Setelah sukses memproduksi legwear, kini Spanx juga memproduksi bikini, underwear, undershirt, active wear, body shapers, dan apparel seperti celana, atasan, dan berbagai dress maupun jaket.
Oprah Winfrey, 59, pemilik jaringan media
Selama beberapa tahun, nama Oprah Winfrey berada di urutan 10 terbesar jutawan perempuan versi Forbes dengan kekayaan 2,8 miliar dolar atau sekitar Rp 25,2 triliun. Pemilik berbagai jaringan media: program tv, radio, penerbitan, dan online ini disebut sebagai orang paling berpengaruh di abad ke-20.
Oprah memulai kariernya sebagai penyiar radio hingga menjadi pembaca berita kulit hitam pertama di sebuah stasiun TV lokal. Latar keluarga yang miskin, dekat dengan tindak kriminal, membuat Oprah peduli dengan rakyat bawah. Tayangan televisi yang dibintanginya sarat dengan nilai kemanusiaan, moral, dan pendidikan. Itulah yang membuatnya mampu menyentuh hati semua orang dan dicintai.
Rosalia Mera, 69, co-founder Zara
Merintis usaha dari nol, itulah yang dilakukan Mara, co-founder Zara. Ia pernah drop out dari sekolah ketika berusia 11 dan bekerja sebagai penjahit. Namun berkat pengalamannya menjahit bertahun-tahun, ia menguasai bidang ini.
Mera juga terus mengasah keterampilannya dan tak henti berkreasi. Bersama suaminya ia membuat gaun dan lingerie di rumahnya. Hingga suatu ketika, ia memberanikan diri membuka perusahaan Inditex dan jaringan fashion store Zara. Hingga kini kekayaannya mencapai 6,1 miliar dolar atau sekitar Rp 54,9 triliun.
Mera punya kata sakti: Tentukan nasib sendiri. Belajar dari kesuksesan memang penting, tapi belajar dari kesalahan atau kegagalan merupakan kunci kesuksesan yang vital.

