Rini Sugianto, Animator Indonesia di Hollywood
Nama Rini Sugianto kembali masuk sebagai tim animator dalam film Teenage Mutant Ninja Turtles karya sutradara asal Afrika Selatan, Jonathan Liebesman. Sejak pemutaran perdana, film ini menghabiskan dana sekitar 125 juta USD dan kini menempati posisi nomor dua di Box Office Amerika.Bergabung dengan sebagai tim animasi film internasional bukanlah pengalaman pertama bagi Rini. Pada 2013, Rini ikut mengerjakan animasi untuk film the Hobbit: the Desolation of Smaug. Dan di tahun-tahun sebelumnya Rini ikut mengerjakan animasi dan efek visual dari film the Adventures of Tintin, the Avengers, the Hobbit: An Unexpected Journey, Iron Man 3, dan the Hunger Games: Catching Fire. Dalam film Teenage Mutant Ninja Turtles Rini bertugas menghidupkan karakter-karakter utama di film dengan jenis photo-realistic sehingga terlihat seperti karakter yang nyata. ''Untuk film ini saya mengerjakan hampir semuanya untuk karakter Donatello, Michaelangelo, Leonardo, atau Raphael,'' kata Rini seperti dikutip dari VOA News. Membuat masing-masing karakter terlihat hidup dan bergerak secara natural memang bukan hal mudah. ''Kita coba bayangkan kalau kita jadi karakter tersebut, kita akan melakukan apa. So it's about the attitude.. the personality. Little thing like that makes a lot of difference,'' kata Rini.
Senang tentu bisa menggarap film besar memiliki fan base besar di seluruh dunia. ''Kita agak kerepotan untuk membuat semua orang puas dengan film ini. Karena ini termasuk film yang ditunggu-tunggu, jadi pressure-nya lebih besar,'' kata Rini.
Di tengah kesibukannya, Rini masih aktif memberi program kursus tiga bulanan melalui alamat website Flash Frame Workshop. Dalam program tersebut Rini membuka kelas pemula hingga advance bagi siapa saja yang berminat pada animasi. Kursus ini memiliki beberapa fokus topik tentang animasi. Kelas akan berjalan melalui video conference dan pemberian tugas. Setelah itu, tugas-tugas akan diberi penilaian, masukan, dan evaluasi. ''Demo reel atau portfolio itu yang selalu saya tekankan ke murid-murid saya. Dibidang seni yang bisa kita tunjukan itu hasil kerja kita. Mungkin lebih harus ditekankan: good demo reel,'' kata Rini.
