Saat balita, sarana bermain dan belajar anak masih sangat terbatas. Faktor keamanan menjadi sangat penting diperhatikan karena ketidakmampuan anak mengantisipasi risiko yang membahayakan dirinya. Dari pilihan yang terbatas itu, situs Green Eggs and Moms mengulas lima permainan yang melatih saraf motorik secara aman. Apa saja?
Bermain Play-Doh : Permainan mengajak anak menguatkan daya cengkeram jari-jarinya. Anda bisa mengembangkan imajinasinya dengan meminta dia membayangkan apa yang sedang dia pegang.
Bermain memotong dan menempel : Meski tampak mudah, kegiatan memotong, melipat, dan menempel stiker membantu anak mengontrol gerakan tangannya.
Bermain kancing : Sesekali ajak si kecil mengaitkan sendiri kancing baju, merapatkan risleting jaketnya, atau mengikat tali sepatunya. Dengan begitu, anak akan melatih kecekatan tangannya.
Bermain warna : Latih si kecil untuk memindahkan kotak dengan penjepit ke wadah yang disediakan. Dengan begitu anak akan berlatih memegang penjepit dan belajar mengenali warna (motorik halus).
Bermain gadget : Meski banyak orang tua yang enggan mengenalkan gadget di usia dini, tapi tak bisa dipungkiri, permainan elektronik di gadget melatih anak mengoordinasikan gerak tangan dan mata.
