twitter  
Profil  

Sabtu, 26 Juli 2025 | 13:19 wib
Smart Podium : Teknologi Canggih Dukung Proses Belajar Mengajar di Sekolah
 
 

Yuk kenalan sama teknologi Interactive Flat Panel Display (IFPD) yang saat ini banyak digunakan di aktivitas pendidikan, perkantoran, dan meeting room. Alat layar sentuh interaktif tersebut digunakan sebagai pengganti papan tulis dan proyektor. IFPD memungkinkan presentasi yang lebih menarik dan interaktif, serta meningkatkan partisipasi siswa dan efektivitas pembelajaran karena menggabungkan fungsi papan tulis, proyektor, dan komputer dalam satu perangkat sehingga mempermudah penyampaian materi dan interaksi dengan siswa.

Perusahaan information technology (IT) PT. Tekno Otsar Vision sebagai exclusive authorized distributor di Indonesia untuk produk Horion dan pemegang merek Brite, baru saja memperkenalkan produk terbarunya di Surabaya pada Jum'at, 25 Juli 2025.

 
 

Jakobus Wiryawan, Direktur PT. Tekno Otsar Vision mengatakan acara ini menjadi launching produk yang diberi nama interaktif LED All In One 135 dengan layar micro LED mutakhir Horion dan Smart Podium Horion. “Acara ini menjadi tuan rumah bagi partner dan dealer dari wilayah Surabaya dan sekitarnya untuk berbagi wawasan terbaru dan pengalaman untuk berbagai produk Horion dan juga produk Brite,” kata Jakobus.

Menariknya, produk interaktif LED All in One 135 Horion dan Smart Podium Horion ini secara fungsional membantu menciptakan pengalaman belajar yang lebih visual dan menarik bagi siswa dengan fitur multimedia seperti gambar, video, dan aplikasi interaktif. Penyajian materi yang interaktif dan visual yang menarik, tentu dapat meningkatkan minat siswa untuk belajar dan terlibat dalam proses pembelajaran. Jakobus menyampaikan bahwa smart podium menyasar market yang luas, mulai sekolah, perkantoran, hotel hingga lembaga-lembaga pemerintahan. “Terutama sekolah-sekolah yang sudah punya proyektor tapi kepingin meningkatkan fasilitas sekolah mereka, supaya sekolahnya lebih hidup,” katanya.

Produk ini telah membuka cara baru dalam presentasi, belajar dan meeting karena memungkinkan seorang presenter atau pengajar memberikan keleluasaan dalam menyajikan materi konten dan mengontrol secara mandiri dalam satu alat. “Smart podium ini dapat dihubungkan dengan berbagai produk lain untuk menjangkau audiens yang lebih luas seperti videotron, projector, commercial display, baik menggunakan koneksi kabel maupun wireless. Jadi apabila kita sudah mempunyai videotron, projector, commercial yang lama atau sudah dipakai tentu saja, smart podium ini akan meningkatkan fungsi dan manfaar dari alat-lat tersebut,” jelasnya.

 
 

Jakobus berharap dengan teknologi ini, komunikasi dua arah dalam ruang kelas dapat terbentuk. “Saat ini kebanyakan sekolah hanya mengandalkan proyektor murid hanya menyimak saja,” tutup Jakobus.

(Yosan)