twitter  
Profil  

Jumat, 01 Agustus 2025 | 11:52 wib
"Museum Lima Minggu" ARTSUBS 2025 Siap Kembali untuk Anda
 
 
Sneak peek salah satu karya ARTSUBS 2025

Ibu, jadwalkan kunjungan anda bersama keluarga untuk berjumpa dengan ARTSUBS yang hadir kembali.  Sebagaimana edisi pertama di tahun lalu, ARTSUBS edisi kedua di tahun ini hadir dengan pendekatan yang menggabungkan atmosfer artists fair yang dinamis dengan kedalaman konsep ala biennale. Format ini membuka ruang yang lentur bagi praktik seni rupa kontemporer yang terus bergerak dan bereksperimen, yang kali ini ditunjukkan oleh karya-karya dari lebih dari 120 seniman, mulai yang berusia muda hingga yang sudah bereputasi nasional maupun internasional. 

Dalam konferensi pers yang diadakan Kamis 31 Juli 2025, para kurator menjelaskan tentang tema yang digagas tahun ini. Material Ways, atau Jalan Ragam Materi, demikianlah tema yang dipasang sekarang, adalah sebuah upaya menghadirkan bagaimana para seniman menggunakan bahan dan medium sebagai bahasa, bukan hanya sebagai alat. Materialitas yang membentuk karya seni tersebut menjadi tanda bagi pergulatan seniman dengan zaman dan lingkungannya. Dengan tema ini, ARTSUBS juga hendak menyajikan kekayaan seni rupa kontemporer Indonesia. 

 
Presscon bersama kurator ARTSUBS 2025

Material Ways adalah juga sikap terhadap dunia pasca-industri, yaitu tentang bagaimana kita melihat dan memperlakukan kelimpahan materi—dengan seni. Keragaman material dan medium yang digunakan para seniman menciptakan makna baru di tengah keseharian. Plastik, gelas, aneka bahan sintetik, hingga limbah dan video, bahkan kinerja AI—semuanya masuk ke dalam seni rupa kontemporer. Dunia virtual dan dunia nyata saling memasuki, melahirkan bentuk-bentuk baru yang “mengganggu” realitas.

Material Ways juga menunjukkan bahwa seni rupa kontemporer adalah perayaan akan keberagaman. Leburnya “seni rupa atas” dan “seni rupa bawah” mengganggu ragam seni rupa konvensional seperti seni lukis. Tapi, dengan begitu, seni lukis justru menjadi lebih hidup dan terbaharukan. Ia tetap menjadi medium yang penting bagi kita, karena ia sigap menyerap banyak gaya dan narasi di tengah luapan produk dan limbah industri.

ARTSUBS 2025 juga menghadirkan media baru seperti video dan teknologi augmented reality, menciptakan percakapan antara bentuk-bentuk konvensional dan yang berbasis teknologi. Di tengah dunia yang serba-digital, muncul kerinduan terhadap sesuatu yang nyata dan buatan tangan. Sentuhan manusia, tangibility, menjadi penting, karena ia membawa emosi, ketidaksempurnaan, dan keaslian yang tidak bisa digantikan mesin dan algoritma. 

 
Salah satu karya ARTSUBS 2024 Pos Bloc

Ibu sekeluarga bisa menikmati karya-karya dari Yudi Sulistiyo, Agus Suwage, Galam Zulkifli, Nasirun dan masih banyak lainnya. Jadilah salah satu yang berkesempatan hadir bersama 50.000-60.000 pengunjung lain seperti yang ditargetkan tim ARTSUBS kali ini. 

ARTSUBS 2025 secara resmi akan dibuka pada tanggal 2 Agustus hingga 7 September 2025, dan berlangsung di Balai Pemuda Surabaya, dikuratori oleh Nirwan Dewanto dan Asmudjo J. Irianto yang juga mengemban peran sebagai direktur artistik, di bawah kepemimpinan Rambat sebagai Direktur Utama.

(Deedee)