twitter  
Profil  

Jumat, 06 Februari 2026 | 19:53 wib
Bersiaplah Untuk Sumenep Baghraf Health Care Run 2026


Event lari terbesar di Sumenep Baghraf Health Care (BHC Run) 2026 akan digelar pada 8 Februari 2026. Antusiasme masyarakat terhadap ajang lari ini terus meningkat. Tak hanya pendaftaran yang mencapai ribuan peserta, tetapi juga antusias di hari pertama pengambilan Race Pack Collection (RPC), Kamis lalu (5/2/2026).

Ratusan pelari terlihat memadati Rumah Sakit Baghraf Health Care (RS BHC) Sumenep, yang menjadi lokasi utama pengambilan race pack. Berdasarkan data panitia, pada hari pertama pengambilan RPC, tercatat kurang lebih sudah 500 runners pada pukul 14.00 WIB telah mengambil perlengkapan lomba. Padahal, ajang lari tersebut baru akan digelar pada Minggu (8/2/2026). Pengambilan RPC BHC Run 2026 dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, yakni 5 hingga 7 Februari 2026. Untuk Kamis dan Jumat, layanan dibuka mulai pukul 10.00 hingga 18.00 WIB, sementara pada Sabtu dibuka lebih lama, yakni pukul 10.00 - 20.00 WIB.

Manager Humas dan Marketing RS BHC, Sandra Rahestri membenarkan tingginya antusiasme peserta pada hari pertama pengambilan RPC. "Ini hari pertama pengambilan RPC bagi peserta BHC Run 2026. Alhamdulillah, antusiasme peserta sangat tinggi dan suasananya ramai," kata Sandra, Kamis (5/2/2026).

Sebagaimana diketahui, BHC Run 2026 tidak hanya menghadirkan ajang olahraga lari, tetapi juga memadukan promosi kesehatan, wisata budaya, serta pemberdayaan UMKM lokal. Event ini diprakarsai oleh Rumah Sakit Baghraf Health Care (RS BHC) dengan mengusung konsep sport tourism. Rute lari dirancang menyuguhkan panorama alam, aktivitas masyarakat lokal, serta sentra UMKM khas Sumenep. Garis start dan finis berlokasi di RS BHC Sumenep, Jalan Jokotole Lingkar Barat, Babbalan, Kecamatan Batuan. Peserta akan melintasi sejumlah ruas jalan utama, seperti Jalan Arya Wiraraja, kawasan Hotel Myze, Terminal Wiraraja, lingkar timur, dan Taman Tajamara, itu sebelum kembali ke area RS BHC.

Campaign Director BHC Run 2026, Arya Anugrah Jaya mengatakan bahwa event ini juga menjadi sarana memperkenalkan RS BHC sebagai rumah sakit modern di ujung timur Pulau Madura. "Tujuan kami agar masyarakat Jawa Timur, bahkan nasional, mengetahui bahwa di Sumenep sudah ada rumah sakit dengan fasilitas dan layanan yang tidak kalah dengan kota besar," kata Arya. Menurutnya, RS BHC telah dilengkapi dengan fasilitas medis modern, layanan rawat jalan dan rawat inap yang nyaman, IGD 24 jam, serta didukung tenaga medis profesional. "Layanan di RS BHC juga sudah terbuka untuk umum dan bisa menggunakan BPJS," imbuhnya.

Daya tarik lain dari BHC Run 2026 adalah rute yang menyatu dengan kehidupan masyarakat lokal. Para peserta akan melewati kawasan pasar dan deretan UMKM yang aktif sejak pagi hari. "Di sepanjang rute terdapat banyak spot UMKM. Salah satunya merupakan tempat nongkrong favorit warga Sumenep di pagi hari," katanya. Arya menambahkan, panitia juga melibatkan pelaku UMKM secara langsung dalam event ini.

Setiap pelari kategori 5K dan 8K akan mendapatkan voucher belanja senilai Rp15 ribu yang dapat digunakan di tenant UMKM. Selain itu, Arya menegaskan bahwa seluruh UMKM yang terlibat tidak dipungut biaya apa pun oleh panitia. "Harapannya, para pelari juga bisa menikmati produk UMKM Sumenep. Ini yang membedakan event ini dengan ajang lari lainnya," tuturnya.

(Press release)