twitter  
Profil  

Senin, 20 April 2026 | 14:19 wib
Pertama Kalinya! Surabaya Sport Fashion Festival, Siap Ramaikan HUT Kota Surabaya
 

Industri fashion dan gaya hidup di Surabaya kembali menghadirkan inovasi terbaru melalui gelaran Surabaya Sport Fashion Festival (SSFF), sebuah acara yang menggabungkan dunia olahraga dan fashion dalam satu panggung kreatif yang dinamis.

Mengusung tema sport fashion, SSFF hadir sebagai respons terhadap perkembangan tren gaya hidup saat ini, di mana olahraga telah menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari. Tidak hanya sekadar aktivitas fisik, olahraga kini telah berevolusi menjadi simbol gaya hidup sehat, aktif, dan stylish, terutama di kalangan generasi muda.

Arif Santoso, Creative Director SSFF mengatakan tema sport fashion yang diusung bukan tanpa alasan. Pergeseran perilaku masyarakat, di mana olahraga seperti running, padel, hingga pickleball telah menjadi bagian dari identitas sosial, mendorong kebutuhan akan busana yang fungsional sekaligus estetik dan salah satu keunikan utama dari Surabaya Sport Fashion Festival adalah hadirnya eksplorasi sport wear berbasis wastra Nusantara.

"Ini ide kreatif bagaimana kita menggabungkan unsur wastra dan sportwear. Selama tiga hari, kita akan mengulas sejauh mana tren sportwear saat ini, dan bagaimana kolaborasi antara wastra dengan bahan teknis olahraga itu sendiri bisa dikembangkan," kata Arif, dalam konferensi press, Minggu (19/4/2026).

Acara yang akan berlangsung pada 15 – 17 Mei 2026 di Ciputra World Surabaya akan memadukan desain pakaian olahraga dengan elemen kain tradisional Indonesia menjadi daya tarik tersendiri, sekaligus menunjukkan bahwa warisan budaya dapat beradaptasi dengan tren modern tanpa kehilangan identitasnya.

 

“SSFF akan diselenggarakan pada bulan Mei, bertepatan dengan momentum perayaan Hari Jadi Kota Surabaya, sehingga diharapkan dapat menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang turut memeriahkan serta memperkuat identitas kota sebagai pusat kreativitas dan inovasi,” kata Arif.

Acara ini diselenggarakan oleh Vante Management yang berkolaborasi dengan Ciputra World Surabaya dan diharapkan dapat juga melibatkan lebih banyak Para pelaku UMKM baik di Kota Surabaya maupun di luar kota Surabaya, khususnya dalam pengembangan produk wastra ke arah yang lebih inovatif, seperti pada lini sport fashion.

"Kami membuka peluang dari pelaku fashion dari mana saja. Baik UMKM, desainer lokal, maupun pihak luar kota. Harapannya, mereka bisa menciptakan wastra sportwearm, kemudian kalau ada pertanyaan apakah bahannya nyaman untuk olahraga, atau bagaimana teknis produksinya, semuanya akan kita bedah dan ulas bersama selama festival berlangsung," lanjut Arif.

Dalam pagelarannya nanti, SSFF akan menampilkan karya dari 27 desainer, dengan 9 desainer tampil setiap harinya, diluar brand olahraga besar yang turut berpartisipasi. Arif berharap, melalui SSFF, para pelaku UMKM yang selama ini fokus pada produk formal atau kasual, dapat melihat potensi besar di segmen pakaian olahraga.

 

"Harapannya, ini bisa menjadi katalis pertumbuhan industri kreatif lokal sekaligus membuka peluang bagi UMKM untuk naik kelas. Kami ingin pelaku UMKM tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pemain utama yang produknya berdaya saing global," kata Arif. 

Sebelumnya, Arif Santoso sukses menghadirkan berbagai event fashion di Surabaya, termasuk Men’s Fashion Style, yang dikenal sebagai fashion show khusus pria pertama di kota ini, serta kontribusinya dalam Surabaya Fashion Week. Melalui SSFF, ia berupaya mengulang sekaligus mengembangkan kesuksesan tersebut dengan menghadirkan konsep yang lebih segar, relevan, dan mengikuti perkembangan tren global.

Sejalan dengan semangat tersebut, penyelenggara membuka ruang kolaborasi yang luas dengan berbagai pihak, termasuk brand, produk olahraga, komunitas, serta para pelaku industri kreatif, guna menciptakan sinergi yang saling mendukung dalam menghadirkan pengalaman acara yang inovatif, inspiratif, dan berdampak.

"Salah satu tenant kami, yakni dari pihak rumah sakit, nantinya akan memberikan healthy talk terkait bagaimana menjaga gaya hidup sehat dari perspektif medis yang lebih mendalam," pungkas Arif.

(Yosan)