twitter  
Profil  

Senin, 18 Mei 2026 | 10:50 wib
Cake Tart Corner, Tren Sajian Stall Pesta Pernikahan Gen Z
 
 

Tren hidangan dalam acara pesta pernikahan tentu setiap masa ada yang berubah. Menu khas nusantara seperti tahu campur, kikil, nasi goreng akan tetap diminati, namun untuk Gen Z ada tambahan menu yang terbilang unik yaitu cake tart ukuran kecil dimana catering menyediakan toping dan kemasan yang bisa dibawa pulang. Seperti cerita dari Dian Sandra, direktur Jatiroso Catering yang kami temui saat penyelenggaraan test food pada Sabtu, 16 Mei 2026 di Graha YKP Surabaya. 

Perempuan yang akrab disapa Sandra ini mengatakan anak muda khususnya Gen Z lebih menyukai hidangan ringan seperti cake corner, choco fountain, bahkan healthy food. “Karena mereka kan jarang makan berat ya, kalau anak gen Z sekarang ya, makan makanan-makanan ringan sama makanan western, kayak beef wellington. Terus ada Tom Yum, ada juga cake tart corner,” kata Sandra.

 

Bukan tanpa alasan tren cake corner banyak diminati kalangan muda, selain unik karena tamu bisa menghias dengan toping pilihan mereka sendiri, tamu bisa membawa pulang cake tersebut dengan kemasan yang mudah di bawa.

“Karena saya ngeliat ya, sekarang banyak kafe-kafe di mana rata-rata menu yang dijual pastry. Saya ngeliat terus kan, kok lucu ya kalau menu itu dibawa pulang gitu loh. Sekarang itu kan hajatan rata-rata bawa souvenir ya. Karena itu saya adakan menu ini supaya ketika tamu pulang itu ada makanan yang dibawa, nggak cuma souvenir,” kata Sandra.

Food Tasting Jatiroso kali ini bertepatan di HUT Kota Surabaya ke 733 tahun. Dan selama bulan Mei 2026 ada penawaran spesial serba 733 ribu yang meliputi choco fountain, cake corner, hingga healthy corner.

“Ada diskon, ada harga spesial 733 untuk 200 pax, mulai dari fountain cokelat, healthy corner juga seperti menu kukusan atau jus buah segar tanpa gula, atau gula bisa ditambahkan sendiri,” kata Sandra.

 
 

Memilih catering untuk resepsi pernikahan diakui Sandra saat ini gen Z cenderung lebih dominan dibandingkan dengan orang tua mereka, mulai dari pemilihan catering hingga jenis-jenis menu yang mereka pilih. 

“Sekarang lebih ke anaknya langsung daripada orang tuanya. Presentasinya berapa? 70% itu anak dulu, baru orang tua. Sekarang terbalik. Orang tua ngikutin aja, ngikutin apa kata anak aja. Tapi ketika sudah disini ya, tetap aja sih. Ketika sudah di meja bareng, baru mereka sharing,” kata Sandra.

Meskipun ada banyak permintaan menu western, seperti stall barbeque, beef wellington, hingga asia seperti tom yum, beef yakiniku, dan kambing guling a la timur tengah, namun jamuan makanan tradsional di Jatiroso Catering masih menjadi favorit. Seperti tahu campur, lontong kikil, kambing guling, sate, siomay, dan masih banyak lagi yang lainnya.

 
 

 

(Yosan)