Tiga Chef Hotel yang Satu Ini Hadirkan Program Tematik Kuliner Jawa Timur
|
Vasa Hotel Surabaya meluncurkan program kuliner tematik yang menghadirkan aneka hidangan autentik khas Jawa Timur hasil kolaborasi tiga chef dari jaringan Vasa Hotel Grup. Tren meningkatnya minat masyarakat hingga ekspatriat terhadap makanan lokal dalam dua tahun terakhir menjadi alasan hotel tersebut lebih gencar mengenalkan kuliner khas Nusantara ini.
Himawan Kristianto selaku Cluster Executive Chef Vasa Hotel Surabaya mengatakan, seluruh menu yang disajikan telah melalui proses kurasi untuk memastikan keaslian cita rasa tetap terjaga. Menurutnya, pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya melestarikan kekayaan kuliner Jawa Timur sekaligus memperkenalkannya kepada tamu domestik maupun mancanegara.
“Kami menghadirkan menu yang sebisa mungkin se-original mungkin, baik dari segi resep maupun bahan dasar. Harapan kami rasanya tidak berbeda dengan versi aslinya, tetapi tampil dengan kualitas yang lebih baik dan premium,” kata Himawan saat kami temui di Vasa Hotel Surabaya, Jumat (3/7/2026).
|
Himawan menjelaskan, tujuan dari program ini adalah mempertahankan original taste yang akrab di lidah masyarakat Jawa Timur, namun dengan standar penyajian dan kualitas bahan yang lebih tinggi sehingga tetap relevan dinikmati di hotel berbintang.
Tiga menu utama yang menjadi andalan adalah Nasi Buk khas Madura dan Malang, Nasi Tempong khas Banyuwangi, serta Nasi Boranan khas Lamongan. Ketiga menu tersebut akan dilengkapi lebih dari 15 pilihan kondimen atau hidangan pendamping, termasuk sajian legendaris seperti rawon yang selama ini menjadi salah satu ikon kuliner Jawa Timur.
“Ketiga menu utama ini didukung oleh lebih dari 15 macam variasi kondimen (side dishes) yang kaya rasa, termasuk hidangan legendaris seperti Rawon,” kata Himawan.
|
Selain Himawan, program ini juga melibatkan Rikki Didik selaku Head Chef Vasa Suites Rikki Didik, dan Hanafi selaku Head Chef Taman Dayu Golf Club and Resort. Kolaborasi ini dirancang untuk menghadirkan cita rasa asli kuliner Nusantara dengan kualitas bahan baku premium tanpa menghilangkan karakter tradisionalnya.
Menariknya konsep penyajian dirancang secara bergantian setiap akhir pekan. Misalnya pada pekan pertama, dapur akan dipimpin Chef Hanafi. Pekan kedua menjadi giliran Chef Rikki Didik menyajikan menu andalannya. Memasuki pekan ketiga, tim kuliner gabungan termasuk Chef Himawan akan menghadirkan kreasi terbaik mereka.
Chef Hanafi selaku Head Chef Taman Dayu Golf Club and Resort juga menambahkan jika kawasan Taman Dayu dan Pasuruan yang dihuni banyak ekspatriat, khususnya dari Korea Selatan dan Jepang, mereka mulai tertarik terhadap kuliner lokal.
“Orang-orang Korea dan Jepang di Taman Dayu itu kalau sudah cocok dengan satu makanan, mereka tidak akan gonta-ganti. Kalau suka soto, ya soto terus. Kalau rawon, ya rawon terus. Fenomena ini membuktikan bahwa makanan lokal kita memiliki potensi yang luar biasa besar untuk bersaing,” kata Chef Hanafi.
|
Meningkatnya tren konsumsi makanan tradisional dalam beberapa tahun terakhir, menjadi inspirasi utama lahirnya kolaborasi para chef Vasa Hotel Grup. Mereka menilai kuliner lokal memiliki peluang besar untuk terus berkembang, tidak hanya sebagai bagian dari warisan budaya, tetapi juga sebagai daya tarik wisata gastronomi yang mampu bersaing dengan berbagai sajian internasional.
Sementara puncak program akan berlangsung pada akhir pekan keempat melalui konsep kolaborasi penuh. Seluruh menu nasi beserta hidangan pendamping dari ketiga chef akan disajikan secara bersamaan dalam format buffet yang telah dikurasi agar saling melengkapi. Melalui program ini, Vasa Hotel Surabaya berharap dapat memperkenalkan kembali kekayaan kuliner Jawa Timur kepada lebih banyak kalangan, mulai dari masyarakat lokal, wisatawan domestik hingga tamu mancanegara.
(Yosan)




