twitter  
Profil  

Kamis, 09 Juli 2026 | 10:16 wib
Dua Siswi Lotus Art Courses Ikuti National Art Exhibition "Hikayart Goro" 2026
 
 

Lotus Art Courses kembali menorehkan prestasi di dunia seni rupa nasional. Dua siswinya, Naura Syifa A. Abidin dan Sheena Guntoro, terpilih menjadi peserta dalam National Art Exhibition "Hikayart Goro" 2026 yang telah berlangsung di Galeri Hang Nadim, Pekanbaru, Riau, pada 16 Mei–6 Juni 2026.

Pameran yang dikuratori oleh Cak Winda ini menghadirkan puluhan seniman dari berbagai kota di Indonesia, mulai dari Pekanbaru, Depok, Lampung, Yogyakarta, Bandung, Surabaya, Bali, hingga Padang Panjang. Kehadiran Naura dan Sheena menjadi kebanggaan tersendiri karena turut mewakili Surabaya dalam ajang seni rupa berskala nasional tersebut.

Bagi kedua siswi, kesempatan ini menjadi pengalaman berharga untuk memperkenalkan karya mereka kepada publik yang lebih luas sekaligus berdialog dengan karya-karya seniman dari berbagai latar belakang daerah.

Founder Lotus Art Courses, I Putu Mahendra D.P., S.Ds. mengatakan bahwa pameran seni memiliki peran penting dalam proses pembelajaran seorang perupa muda.

"Sebuah karya seni menemukan makna yang lebih luas ketika dipamerkan dan bertemu dengan publik. Melalui pameran nasional seperti Hikayart Goro, anak-anak belajar bahwa berkarya bukan hanya tentang menghasilkan gambar yang indah, tetapi juga tentang keberanian menyampaikan gagasan, menghargai keberagaman, dan terus bertumbuh sebagai seniman muda. Kami bangga atas pencapaian Naura dan Sheena, serta berharap pengalaman ini menjadi motivasi untuk terus berkarya dengan konsisten," kata Putu. 

Keikutsertaan dalam National Art Exhibition "Hikayart Goro" 2026 menjadi bagian dari komitmen Lotus Art Courses untuk terus membuka peluang bagi para siswanya agar dapat berpartisipasi dalam berbagai pameran dan ajang seni, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Melalui pengalaman berpameran, Lotus Art Courses berharap para siswa tidak hanya mengasah kemampuan teknis, tetapi juga membangun rasa percaya diri, memperluas wawasan, dan memahami bahwa seni merupakan bahasa universal yang mampu menghubungkan berbagai budaya dan masyarakat. Dengan demikian, generasi muda diharapkan semakin terdorong untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi positif bagi perkembangan seni rupa Indonesia.

(Press release)